









Pada Selasa (20/1/2026), Parlemen Eropa resmi memutuskan untuk menunda ratifikasi perjanjian dagang penting dengan AS. Langkah ini diambil sebagai respons atas ancaman Trump yang akan memberlakukan tarif tambahan terhadap negara-negara Eropa (termasuk Prancis dan Jerman) jika mereka menghalangi keinginan AS atas wilayah otonom Denmark, Greenland.
Padahal, perjanjian yang disepakati di Turnberry pada Juli lalu ini diharapkan menjadi "pendingin" setelah gejolak tarif 15% yang sempat melanda tahun sebelumnya. Namun, dengan berakhirnya masa penangguhan tarif balasan senilai €93 miliar pada 6 Februari mendatang, dunia kini bersiap menghadapi kemungkinan perang dagang skala penuh.
Kabar ini langsung memicu kepanikan di lantai bursa. Ketidakpastian mengenai masa depan hubungan dagang AS-UE—yang menyumbang hampir sepertiga perdagangan global—membuat investor menarik dana dari aset berisiko.
Aset Apa Saja Yang Mendapat Imbas Dari Perang Ini?
Eskalasi ketegangan antara Washington dan Brussels bukan sekadar isu politik; ini adalah guncangan makro yang mengubah peta risiko investasi. Dengan Uni Eropa yang siap mengaktifkan "Trade Bazooka" senilai €93 miliar dan Trump yang menggunakan tarif sebagai alat negosiasi teritorial, investor perlu melakukan rebalancing portofolio secara presisi.
Konflik ini menciptakan tekanan jual pada aset yang bergantung pada stabilitas perdagangan global dan biaya input manufaktur.
Di tengah kepanikan, instrumen safe-haven dan sektor yang diuntungkan oleh ketegangan geopolitik justru menunjukkan performa superior.
Mengapa Pluang Menjadi Aplikasi Saham Terbaik untuk Kategori Professional?
Dalam dunia trading profesional, platform bukan sekadar alat transaksi, melainkan perpanjangan dari strategi trader itu sendiri. Pluang telah memposisikan diri sebagai platform dengan performa tinggi yang dirancang untuk mendukung strategi trading kompleks dan manajemen aset multi-dimensi.
Pluang memegang predikat sebagai Most Complete Trading App. Trader tidak perlu lagi melakukan fragmentasi modal di berbagai aplikasi berbeda. Anda dapat menangkap momentum bullish di Bursa Efek Indonesia (BEI) sekaligus melakukan positioning pada saham-saham high-growth di NYSE dan Nasdaq secara simultan. Keberadaan lebih dari 2.000 aset, termasuk Indeks S&P 500, memberikan fleksibilitas tanpa batas dalam menyusun portofolio.
Bagi scalper dan day trader, biaya transaksi adalah musuh utama profitabilitas bersih. Pluang menawarkan salah satu spread paling kompetitif di industri. Selain itu, penggunaan USDT sebagai salah satu basis aset memberikan efisiensi konversi dan kecepatan likuiditas yang krusial bagi mereka yang bergerak di pasar yang sangat volatil.
Di pasar yang bergerak dalam hitungan milidetik, informasi adalah komoditas paling berharga. Fitur Trade with Aura AI memanfaatkan kecerdasan buatan untuk melakukan kurasi sentimen pasar global secara instan. Aura AI membantu trader mengidentifikasi sinyal pasar, membaca berita makroekonomi yang berdampak, dan memberikan ringkasan analisis yang memitigasi risiko bias emosional.
Pluang memahami kebutuhan trader profesional akan daya ungkit (leverage).
Tidak hanya spot trading, Pluang mendukung US Stocks Options (Long & Short). Ini adalah fitur krusial bagi trader profesional untuk menjalankan strategi hedging (lindung nilai) saat pasar sedang bearish atau melakukan spekulasi pada volatilitas harga menjelang rilis laporan keuangan (earnings call).
Keamanan modal adalah prioritas mutlak. Dana nasabah di Pluang disimpan secara terpisah (segregated) di bank kustodian berizin dan diawasi ketat oleh regulator terkait. Seluruh data transaksi dilindungi dengan enkripsi standar internasional, memastikan ketenangan pikiran saat Anda mengelola aset dalam skala besar.
Krisis "Greenland" ini membuktikan bahwa risiko geopolitik dapat muncul dari arah yang tidak terduga. Bagi investor jangka panjang, ini adalah saat yang tepat untuk:
Dunia kini menanti pertemuan darurat Uni Eropa di Brussels hari Kamis ini. Selama retorika tarif masih memanas, pasar diperkirakan akan tetap berada dalam mode defensif. Tetap waspada dan pastikan manajemen risiko Anda tetap terjaga.


