ASSET_ICON
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Trading banner 1
Trading banner 2
Trading banner 3
Trading banner 4
Trading banner 5
Trading banner 6
Trading banner 7
Trading banner 8
Trading banner 9
Berita & Analisis
Emas Catat Kenaikan Harian Terbesar Sejak 2008, Perak Ikut Melambung Tajam
shareIcon

Emas Catat Kenaikan Harian Terbesar Sejak 2008, Perak Ikut Melambung Tajam

4 Feb 2026, 3:21 AM
·
Waktu baca: 3 menit
shareIcon
Emas Catat Kenaikan Harian Terbesar Sejak 2008, Perak Ikut Melambung Tajam
Harga emas dan perak bangkit secara dramatis pada perdagangan Selasa (3/2), memulihkan sebagian besar kerugian besar yang terjadi dalam dua sesi sebelumnya. Emas bahkan berada di jalur untuk mencatatkan kenaikan persentase harian terbesar sejak krisis keuangan November 2008, seiring langkah para pemburu harga rendah (bargain-hunters) yang kembali masuk ke pasar.

Ringkasan Pasar:

  • Pemulihan Historis: Emas mencatat kenaikan harian terbesar sejak November 2008, melonjak kembali ke level $4.900-an.

  • Rebound Perak: Setelah anjlok drastis, perak naik hampir 5% didorong oleh aksi beli di harga rendah (buy on dip).

  • Faktor Eksternal: Partial government shutdown di AS menunda rilis data ketenagakerjaan, meningkatkan daya tarik emas sebagai aset safe haven.

  • Sentimen Fed: Pasar mulai beradaptasi dengan transisi kepemimpinan dari Jerome Powell ke Kevin Warsh.

Quick Facts Table

AsetHarga Saat Ini (Spot)Perubahan HarianLevel Support Kunci
Emas$4.906,82+5,2%$4.400
Perak$83,23+4,8%$78,00
Platinum$2.194,05+3,4%$2.000
Palladium$1.727,03+0,4%$1.650

Faktor Pendorong Rebound

Setelah sempat terjun bebas dari rekor tertinggi sepanjang masa di $5.594,82 minggu lalu, logam mulia kembali menemukan pijakannya. Para analis menilai penurunan tajam sebelumnya merupakan fase koreksi teknis di tengah tren kenaikan jangka panjang yang masih solid.

"Saya melihat kerugian baru-baru ini sebagai koreksi dalam tren naik jangka panjang," ujar Peter Grant, Wakil Presiden Senior Strategi Logam di Zaner Metals. "Fundamental yang mendorong emas lebih tinggi selama beberapa tahun terakhir tetap berada di tempatnya."

Beberapa faktor kunci yang memengaruhi volatilitas pasar pekan ini meliputi:

  1. Nominasi Ketua Fed Baru: Pasar sempat bereaksi negatif terhadap penunjukan Kevin Warsh sebagai pengganti Jerome Powell di bulan Mei mendatang. Meskipun Warsh diperkirakan mendukung pemotongan suku bunga, rencananya untuk memperketat neraca keuangan (balance sheet) Fed memicu kekhawatiran likuiditas.

  2. Kenaikan Margin CME: Grup Bursa CME menaikkan persyaratan margin untuk kontrak berjangka logam mulia, yang memaksa likuiditas keluar dari pasar dan memperparah aksi jual sebelum akhirnya stabil hari ini.

  3. Shutdown Pemerintah AS: Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) mengonfirmasi bahwa laporan ketenagakerjaan Januari tidak akan dirilis Jumat ini karena penutupan sebagian pemerintahan federal (partial government shutdown). Ketidakpastian data ekonomi ini justru memperkuat daya tarik emas sebagai aset aman (safe haven).

Beli ETF Gold Di Sini!!

Beli ETF SLV di Sini!

Proyeksi ke Depan

Meskipun terjadi volatilitas yang ekstrem—di mana Januari 2026 tercatat sebagai salah satu bulan paling fluktuatif dalam sejarah logam mulia—banyak analis tetap optimis.

Jeffrey Christian, direktur pelaksana CPM Group, menyatakan bahwa kenaikan harga kemungkinan akan berlanjut pada kecepatan yang lebih stabil. "Investor tetap sangat khawatir tentang kondisi ekonomi dan politik global, yang akan terus mendukung permintaan emas," tambahnya.

Saat ini, analis memantau level $4.400 sebagai area dukungan (support) krusial, sementara level $5.100 diprediksi akan menjadi hambatan (resistance) terdekat sebelum emas kembali mencoba menembus rekor barunya.

Comparison Table: Emas vs. Perak (Februari 2026)

FiturEmas (Gold)Perak (Silver)
VolatilitasSedang - TinggiSangat Tinggi (Agresif)
Fungsi UtamaPelindung Nilai (Safe Haven)Industri & Investasi
Respons BeritaSensitif terhadap suku bungaSensitif terhadap pasokan industri
Kinerja MingguanKonsolidasi setelah rekorPemulihan pasca jatuh 27%

Risks & Considerations (Mandatory)

Investasi pada logam mulia di masa volatilitas tinggi memiliki risiko sebagai berikut:

  • Margin Call: Kenaikan persyaratan margin oleh bursa (seperti CME) dapat memaksa investor meliquidasi posisi secara mendadak.

  • Risiko Likuiditas: Selama government shutdown, pasar bisa menjadi sangat tidak menentu karena kurangnya panduan data resmi.

  • Perubahan Kebijakan Moneter: Jika Fed di bawah kepemimpinan baru mengambil langkah yang lebih hawkish (agresif menaikkan bunga), harga emas bisa kembali tertekan.

FAQ (Frequently Asked Questions)

  1. Mengapa emas naik sangat tajam hari ini? Karena kombinasi aksi beli di harga rendah dan ketidakpastian ekonomi akibat penutupan pemerintahan AS.

  2. Apakah ini waktu yang tepat untuk membeli? Secara teknis, analis melihat level $4.400 sebagai support kuat, namun volatilitas tetap tinggi.

  3. Apa dampak Kevin Warsh terhadap emas? Pasar masih menebak-nebak; spekulasi pengetatan neraca sempat menekan emas, namun potensi perlambatan ekonomi justru mendukung emas.

  4. Mengapa laporan pekerjaan AS dibatalkan? Karena partial government shutdown yang menghentikan operasional Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS).

  5. Seberapa jauh perak bisa naik? Perak memiliki hambatan teknis di kisaran $90 setelah sebelumnya jatuh dari level yang lebih tinggi.

  6. Apakah emas masih dianggap aset aman? Ya, pergerakan hari ini membuktikan bahwa investor masih mempercayai emas saat kondisi politik tidak stabil.

Beli ETF Gold Di Sini!!

Beli ETF SLV di Sini!

Ditulis oleh
channel logo
Davion ArsinioRight baner
Bagikan artikel ini
no_content
Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1