Investasi
Fitur
Akademi
Lainnya
ASSET_ICON
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Berita & Analisis
Apa Itu Saham? Pengertian, Cara Kerja & Cara Memulai
shareIcon

Apa Itu Saham? Pengertian, Cara Kerja & Cara Memulai

3 Nov 2025, 4:32 PM
·
Waktu baca: 7 menit
shareIcon
Apa Itu Saham? Pengertian, Cara Kerja & Cara Memulai
Saham adalah bukti kepemilikan perusahaan. Simak pengertian, cara kerja, jenis, manfaat, risiko, dan cara mulai investasi saham Indonesia & AS di Pluang.

Saham adalah surat berharga yang menunjukkan bukti kepemilikan seseorang atau badan atas suatu perusahaan. Per Mei 2025, terdapat 956 perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), naik dari 835 perusahaan pada Januari 2023 (Databoks, Mei 2025), sementara jumlah investor pasar modal Indonesia menembus 30,30 juta Single Investor Identification (SID) per Agustus 2026 (Bisnis Insight, 10 Agustus 2026). Artikel ini membahas pengertian saham, cara kerjanya, jenis-jenisnya, manfaat dan risikonya, serta cara memulai investasi saham di aplikasi Pluang.

Jawaban Singkat:

●       Saham adalah bukti kepemilikan atas suatu perusahaan yang memberi hak atas sebagian keuntungan dan aset perusahaan.

●       Investor saham di Indonesia telah mencapai 30,30 juta SID per Agustus 2026 (Bisnis Insight).

●       Saham bisa dibeli di Pluang, baik Saham Indonesia (minimum 1 lot) maupun Saham AS (minimum US$1).

Apa Itu Saham?

Saham adalah surat berharga yang menunjukkan bukti kepemilikan seseorang atau badan usaha atas suatu perusahaan, yang memberikan hak kepada pemiliknya atas sebagian aset dan keuntungan perusahaan sesuai proporsi kepemilikannya. Ketika membeli saham suatu perusahaan, investor menjadi salah satu pemilik (pemegang saham) perusahaan tersebut, meski dengan porsi kepemilikan yang kecil. Saham diperjualbelikan di bursa efek, seperti Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk saham perusahaan domestik, atau New York Stock Exchange (NYSE) dan Nasdaq untuk saham perusahaan Amerika Serikat.

Cara Kerja Saham

●       Kepemilikan perusahaan. Setiap lembar saham mewakili satu unit kepemilikan atas perusahaan penerbit (emiten). Semakin banyak saham yang dimiliki, semakin besar proporsi kepemilikan investor atas perusahaan tersebut.

●       Capital gain. Investor dapat memperoleh keuntungan dari selisih harga jual dan harga beli saham (capital gain) jika harga saham naik, namun juga berpotensi mengalami kerugian (capital loss) jika harga turun.

●       Dividen. Sebagian emiten membagikan sebagian labanya kepada pemegang saham dalam bentuk dividen, meski keputusan dan besaran dividen bergantung pada kinerja perusahaan dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

●       Mekanisme perdagangan di bursa. Harga saham terbentuk dari mekanisme permintaan dan penawaran di bursa efek, dan dapat berfluktuasi setiap saat perdagangan berlangsung.

Jenis-Jenis Saham

1.                Saham Biasa (Common Stock) — memberikan hak suara dalam RUPS dan hak atas dividen, namun pembagian dividen tidak dijamin dan bergantung pada kinerja perusahaan.

2.                Saham Preferen (Preferred Stock) — umumnya memberikan prioritas pembagian dividen dibanding saham biasa, namun biasanya tanpa hak suara dalam RUPS.

3.                Berdasarkan kapitalisasi pasar — saham dapat dikelompokkan berdasarkan besar kecilnya kapitalisasi pasar perusahaan (big cap, mid cap, small cap), yang masing-masing memiliki karakteristik likuiditas dan volatilitas berbeda.

4.                Berdasarkan gaya investasi — beberapa investor mengelompokkan saham berdasarkan karakteristik seperti saham dengan riwayat dividen konsisten atau saham dengan pertumbuhan pendapatan tinggi, meski pengelompokan ini bersifat relatif dan tidak menjamin kinerja masa depan.

Manfaat Investasi Saham

●       Potensi pertumbuhan nilai investasi jangka panjang melalui capital gain, meski tidak ada jaminan pergerakan harga saham akan selalu naik.

●       Potensi penghasilan pasif dari dividen, bagi emiten yang membagikan dividen secara rutin.

●       Diversifikasi portofolio, karena saham merupakan salah satu kelas aset yang dapat dikombinasikan dengan instrumen investasi lain.

●       Kepemilikan sebagian atas perusahaan, termasuk hak suara dalam RUPS untuk pemegang saham biasa.

Risiko Investasi Saham

●       Risiko fluktuasi harga (capital loss). Harga saham dapat turun sewaktu-waktu akibat kinerja perusahaan, kondisi ekonomi makro, atau sentimen pasar.

●       Risiko likuiditas. Sebagian saham, terutama dengan kapitalisasi pasar kecil, memiliki volume perdagangan rendah sehingga lebih sulit dijual dengan cepat pada harga yang diinginkan.

●       Risiko tidak ada dividen. Perusahaan tidak wajib membagikan dividen, terutama jika kinerja keuangan sedang tertekan atau dana dialokasikan untuk ekspansi.

●       Risiko delisting atau kebangkrutan emiten, yang dapat menyebabkan hilangnya nilai investasi secara signifikan.

●       Kinerja masa lalu tidak mengindikasikan proyeksi kinerja masa depan.

Cara Memulai Investasi Saham di Pluang

Pluang menyediakan akses ke dua pasar saham: Saham Indonesia dan Saham AS.

Saham Indonesia di Pluang

1.                Buka aplikasi Pluang dan login ke akun kamu.

2.                Cari kode saham perusahaan yang ingin dibeli pada menu Saham Indonesia.

3.                Masukkan harga dan jumlah lot (transaksi menggunakan limit order, sehingga kamu menentukan sendiri harga beli).

4.                Pastikan saldo RDN (Rekening Dana Nasabah) mencukupi nilai order ditambah biaya transaksi.

5.                Konfirmasi transaksi dan cek status pada menu riwayat transaksi.

Modal minimal untuk membeli saham Indonesia di Pluang adalah 1 lot (100 lembar saham), dengan nilai mengikuti harga saham saat transaksi — tanpa batas nominal rupiah tetap. Transaksi saham Indonesia di Pluang dieksekusi melalui PT Pluang Maju Sekuritas dan PT Sarana Santosa Sejati, mitra Perantara Pedagang Efek (PPE) Level II yang berizin dan diawasi OJK.

Saham AS di Pluang

1.                Buka aplikasi Pluang dan login ke akun kamu.

2.                Cari kode saham perusahaan AS yang ingin dibeli pada menu Saham AS.

3.                Pilih jenis order — Market Order, Limit Order, Stop Order, atau Stop-Limit Order.

4.                Masukkan nominal atau jumlah lembar saham yang ingin dibeli.

5.                Konfirmasi transaksi dan cek status pada menu riwayat transaksi.

Untuk Saham AS, minimum pembelian dan penjualan saat menggunakan Limit Order, Stop Order, dan Stop-Limit Order adalah US$1,5, sedangkan saat menggunakan Market Order minimum transaksinya adalah US$1,00. Transaksi Saham AS di Pluang difasilitasi melalui kerja sama dengan PT PG Berjangka, Perantara Pedagang Derivatif Keuangan yang diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset dasar berupa Efek.

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Investasi Saham

●       Pahami profil risiko pribadi sebelum memilih saham individual, karena tingkat volatilitas saham bervariasi antar perusahaan dan sektor.

●       Lakukan diversifikasi dan hindari menempatkan seluruh dana pada satu saham atau satu sektor.

●       Pelajari laporan keuangan dan kinerja emiten sebelum membeli saham, bukan hanya berdasarkan tren harga jangka pendek.

●       Tentukan tujuan dan jangka waktu investasi (jangka pendek, menengah, atau panjang) sesuai kebutuhan finansial.

●       Lakukan riset mandiri atau konsultasikan dengan penasihat keuangan berizin sebelum mengambil keputusan investasi.

Pertanyaan Seputar Saham

Apa perbedaan saham dan obligasi?

Saham adalah bukti kepemilikan atas perusahaan, sedangkan obligasi adalah surat utang yang menunjukkan pemiliknya sebagai kreditur (pemberi pinjaman) kepada penerbit obligasi. Pemegang saham berpotensi memperoleh dividen dan capital gain, sedangkan pemegang obligasi umumnya menerima kupon (bunga) dengan tingkat kepastian pembayaran yang berbeda tergantung penerbitnya.

Berapa modal minimum untuk mulai investasi saham?

Di Pluang, modal minimal untuk Saham Indonesia adalah 1 lot (100 lembar saham), dengan nilai mengikuti harga saham saat transaksi. Untuk Saham AS, transaksi dengan Market Order memiliki minimum US$1,00, sedangkan Limit Order, Stop Order, dan Stop-Limit Order memiliki minimum US$1,5.

Apakah investasi saham cocok untuk pemula?

Saham dapat menjadi salah satu instrumen investasi bagi pemula, asalkan investor memahami cara kerja, manfaat, dan risikonya terlebih dahulu, termasuk kemungkinan fluktuasi harga dan potensi kerugian. Pemula disarankan memulai dengan riset mendalam dan mempertimbangkan profil risiko pribadi.

Apakah investasi saham aman dari risiko?

Tidak. Seperti seluruh instrumen investasi di pasar modal, saham mengandung risiko, termasuk fluktuasi harga, risiko likuiditas, dan potensi tidak adanya pembagian dividen. Grup Pluang berizin dan diawasi oleh OJK dalam menyediakan layanan perantara transaksi saham, namun status perizinan ini tidak menghilangkan risiko yang melekat pada instrumen investasi itu sendiri.

Kesimpulan

Saham adalah instrumen investasi yang memberikan bukti kepemilikan atas suatu perusahaan, dengan potensi keuntungan dari capital gain dan dividen, namun juga mengandung risiko fluktuasi harga dan likuiditas. Dengan jumlah investor pasar modal Indonesia yang telah menembus 30,30 juta SID per Agustus 2026 (Bisnis Insight, 10 Agustus 2026), saham menjadi salah satu instrumen yang semakin banyak diminati, baik Saham Indonesia maupun Saham AS yang keduanya tersedia di aplikasi Pluang. Sebelum memulai investasi saham, pastikan kamu memahami profil risiko pribadi dan melakukan riset mandiri.

 

Kinerja masa lalu tidak mengindikasikan proyeksi kinerja masa depan.

Pluang bekerja sama dengan PT Pluang Maju Sekuritas dan PT Sarana Santosa Sejati (Mitra PPE Level II) berizin dan diawasi OJK untuk Saham Indonesia.

Untuk Saham AS, Pluang bekerja sama dengan PT PG Berjangka yang memiliki izin sebagai Perantara Pedagang Derivatif Keuangan yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk produk derivatif keuangan dengan aset dasar berupa Efek.

Gambar yang ditampilkan dalam konten ini dibuat dengan menggunakan AI dan hanya ditujukan untuk tujuan ilustrasi saja.

Artikel ini bersifat informatif dan bukan ajakan atau rekomendasi investasi. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Grup Pluang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), dan/atau Bank Indonesia (BI) dalam menyediakan produk dan layanan tertentu. Gambar ilustrasi pada artikel ini dibuat menggunakan AI.

Bagikan artikel ini
no_content
Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1