ASSET_ICON
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Trading banner 1
Trading banner 2
Trading banner 3
Trading banner 4
Trading banner 5
Trading banner 6
Trading banner 7
Trading banner 8
Trading banner 9
Berita & Analisis
Anomali di Tengah Perang, ETF Bitcoin Catat Inflow Rp18 Triliun
shareIcon

Anomali di Tengah Perang, ETF Bitcoin Catat Inflow Rp18 Triliun

5 hours ago
·
Waktu baca: 3 menit
shareIcon
Anomali di Tengah Perang, ETF Bitcoin Catat Inflow Rp18 Triliun
Pasar kripto kembali menunjukkan taringnya. Setelah sempat tertekan oleh volatilitas akibat ketegangan konflik di Timur Tengah, Bitcoin (BTC) kini berhasil menembus level psikologis $70.000. Menariknya, pemulihan ini tidak terjadi begitu saja, melainkan didorong oleh kembalinya minat institusi besar.

Menurut data terbaru dari Glassnode, instrumen Spot Bitcoin ETF di Amerika Serikat mencatatkan net inflow sebesar $1,1 miliar atau setara kurang lebih Rp18 triliun hanya dalam hitungan hari sejak konflik Iran dimulai. Fenomena ini menandai berakhirnya tren outflow (arus keluar) yang sempat terjadi selama beberapa minggu berturut-turut.

Beli Coin BTC di Sini!

Key Takeaways

  • Institutional Re-Accumulation: Setelah berminggu-minggu arus keluar (outflow), institusi besar kembali melakukan akumulasi Bitcoin senilai $1,1 miliar dalam waktu singkat.
  • Sentimen Geopolitik: Bitcoin menunjukkan pemulihan harga yang cepat di angka $71.000+ meskipun sempat terkoreksi saat konflik di Timur Tengah dimulai.
  • Dominasi BlackRock: BlackRock (IBIT) memimpin arus masuk dengan kontribusi lebih dari $300 juta dalam satu hari, mempertegas dominasinya sebagai pemain utama ETF.
  • Divergensi Emas: Terjadi anomali performa aset dimana Bitcoin mencatatkan kenaikan sekitar 13,7% pasca-konflik, sementara emas justru mengalami penurunan sekitar 8%, menunjukkan pergeseran perilaku investor.

Quick Facts Table

Indikator

Data Terbaru

Total Inflow (3 Hari Terakhir)

$1,1 Miliar

Harga Bitcoin Saat Ini

~$71.189

Pemimpin Inflow Harian

BlackRock (IBIT) - $306,6 Juta

Performa Bitcoin (Pasca-Konflik)

Naik +12% s.d +13,7%

Status Trend Glassnode

Positif (14-day Netflow Uptrend)

Institusi Mulai "Serok" Bitcoin Kembali

Laporan Glassnode menunjukkan adanya sinyal institutional re-accumulation. Setelah sempat melakukan distribusi (penjualan), para pemegang modal besar tampaknya mulai kembali mengakumulasi aset mereka.

Meskipun Glassnode menyebut permintaan ini masih bersifat "tentatif" atau berhati-hati, tren arus masuk 14 harian telah berbalik positif. Data dari SosoValue memperkuat hal ini dengan mencatat total arus masuk lebih dari $1,1 miliar dalam tiga hari terakhir, mengakhiri rekor kerugian yang sempat terjadi selama lima minggu sebelumnya.

BlackRock Memimpin Barisan Akumulasi Bitcoin

Siapa saja pemain di balik angka fantastis ini? Raksasa manajemen aset tetap menjadi motor utamanya:

  • BlackRock (IBIT): Mencatatkan inflow terbesar senilai $306,60 juta dalam satu hari.
  • Grayscale: Menambah $54,10 juta.
  • Fidelity (FBTC): Menarik modal sebesar $48 juta.
  • ARK 21Shares (ARKB): Mengikuti dengan $14,60 juta.

Secara kumulatif, BlackRock telah mengakumulasi sekitar 21.814 BTC sejak 24 Februari lalu. Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan institusi terhadap Bitcoin sebagai aset strategis jangka panjang tetap kokoh, bahkan di tengah ketidakpastian global.

Anomali Bitcoin vs Emas di Tengah Perang 

Salah satu sorotan paling menarik dalam reli kali ini adalah perbandingannya dengan emas. Biasanya, emas dianggap sebagai safe haven utama saat terjadi perang. Namun, kali ini terjadi anomali:

Aset

Pergerakan Awal Konflik

Pergerakan Terkini

Emas

Naik ~4% ke $5.400

Turun sekitar 8%

Bitcoin

Turun ~8% ke $63.000

Naik sekitar 13,77%

Analis ETF Bloomberg, Eric Balchunas, mencatat bahwa Bitcoin berhasil tumbuh sekitar 12% sejak serangan dimulai, sementara emas justru mengalami penurunan. Meski terlalu dini untuk menyebut Bitcoin telah menggantikan peran emas sepenuhnya, data ini menunjukkan bahwa Bitcoin semakin diterima sebagai alternatif lindung nilai (hedging) digital.

Apa Maknanya Bagi Investor Bitcoin?

Kembalinya aliran dana ke ETF secara langsung mendukung permintaan di pasar spot. Dengan harga BTC yang bertengger di kisaran $71.189 (naik sekitar 20% dari titik terendah siklus Februari), sentimen pasar tampak kembali optimis.

CEO VanEck bahkan memprediksi bahwa reli Bitcoin akan berlanjut secara bertahap hingga tahun 2026, didorong oleh adopsi ETF yang semakin matang.

Risks & Considerations (Penting!)

  1. Volatilitas Ekstrem: Meskipun institusi masuk, Bitcoin tetap memiliki fluktuasi harga yang jauh lebih tinggi dibanding aset tradisional.
  2. Risiko Geopolitik: Eskalasi konflik yang lebih luas dapat menyebabkan kepanikan pasar global yang bisa memicu aksi jual mendadak (flash crash).
  3. Ketidakpastian Regulasi: Perubahan kebijakan mendadak terkait kripto di AS atau wilayah lain dapat mempengaruhi arus modal ETF.
  4. Tentative Demand: Sebagaimana catatan Glassnode, permintaan saat ini masih dikategorikan "berhati-hati", bukan agresif.

FAQ (Tanya Jawab)

  1. Apa itu net inflow pada Bitcoin ETF? Selisih antara total uang yang masuk (pembelian) dan uang yang keluar (penjualan) dari dana ETF. Angka positif berarti lebih banyak orang membeli.
  2. Mengapa Bitcoin sempat turun saat perang Iran dimulai? Biasanya terjadi reaksi spontan risk-off, di mana investor menjual aset berisiko untuk memegang uang tunai atau emas.
  3. Siapa pemegang ETF Bitcoin terbesar saat ini? Berdasarkan data aliran dana, BlackRock (IBIT) adalah pemegang posisi dominan dengan akumulasi harian tertinggi.
  4. Apakah kenaikan ini akan permanen? Tidak ada jaminan. Namun, akumulasi institusi biasanya menunjukkan pandangan jangka menengah hingga panjang (6-12 bulan ke depan).
  5. Mengapa emas turun saat Bitcoin naik? Hal ini bisa disebabkan oleh aksi ambil untung (profit taking) pada emas atau pergeseran likuiditas investor ke aset yang menawarkan pertumbuhan lebih tinggi seperti BTC.
  6. Kapan prediksi puncak reli Bitcoin ini? Beberapa analis, termasuk CEO VanEck, memperkirakan reli bertahap yang didorong ETF dapat berlanjut hingga tahun 2026.
  7. Apa peran Glassnode dalam data ini? Glassnode menyediakan data on-chain dan analisis aliran modal yang membantu mengidentifikasi apakah tren pasar digerakkan oleh ritel atau institusi.
  8. Apakah saya harus membeli sekarang? Keputusan tergantung profil risiko Anda. Inflow institusi adalah sinyal positif, namun diversifikasi tetap kunci utama.

Sources 

Ditulis oleh
channel logo
Davion ArsinioRight baner
Bagikan artikel ini
no_content
Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1