
Penjualan token WLFI mendapat sorotan setelah 5,9 miliar token dialokasikan secara privat pasca penggalangan dana, menimbulkan kekhawatiran transparansi. Sekitar 80% kepemilikan investor awal terkunci, membatasi likuiditas, sementara token juga digunakan sebagai jaminan pinjaman untuk akses likuiditas tanpa penjualan pasar. Nilai token turun lebih dari 90%, dengan tekanan lanjutan pada aset terkait. Proposal tata kelola dapat memperpanjang jadwal vesting, memengaruhi likuiditas dan partisipasi investor di masa depan.