
Weyco Group melaporkan penjualan bersih stagnan sebesar $68 juta di Q1 2026, namun laba bersih naik 10% menjadi $6,1 juta berkat peningkatan laba operasi dan pengurangan biaya. Perusahaan menghadapi tekanan margin kotor akibat tarif yang diberlakukan pada 2025, namun putusan Mahkamah Agung AS baru-baru ini memungkinkan pengembalian tarif, yang dapat meringankan beban biaya di masa depan. Penjualan merek Florsheim meningkat, menutupi penurunan merek lain, dan dividen kuartalan dinaikkan 4%. Weyco tetap waspada menghadapi kebijakan perdagangan AS yang dinamis dan terus mengelola harga serta biaya untuk menjaga profitabilitas.