
Saham Tyson Foods naik sekitar 20% dan mencapai level tertinggi 52 minggu setelah melonjak 8% pasca laporan keuangan kuartal kedua yang melampaui ekspektasi. Kinerja kuat perusahaan didorong oleh permintaan tinggi di segmen Ayam, yang mendapat keuntungan dari harga daging sapi yang tinggi sehingga ayam menjadi pilihan lebih menarik. Tren ini mendukung pertumbuhan Tyson yang berkelanjutan, meski sahamnya saat ini dinilai sebagai 'tahan' pada level ini. Investor disarankan memantau perkembangan permintaan di kuartal mendatang.