
Trinity Industries melaporkan kuartal pertama yang kuat, sehingga menaikkan panduan laba per saham (EPS) tahunan sebesar 16%. Perusahaan mendapat keuntungan dari produksi industri yang solid, backlog senilai $1,6 miliar, dan portofolio gerbong kereta api yang beragam yang mendukung pertumbuhan di segmen leasing dan produk. Segmen leasing tetap sangat menguntungkan dengan margin di atas 35%, sementara segmen produk kereta api mulai pulih seiring meningkatnya aktivitas pasar sekunder. Dengan neraca yang kuat dan hasil dividen 3,4%, Trinity siap untuk potensi kenaikan harga saham dengan target harga $46 dan potensi naik 28%.