
Steven Cress menyoroti bahwa pasar energi saat ini di 2026 mirip dengan situasi akhir 2022 di mana margin pengolahan, bukan harga minyak, menjadi pendorong utama laba. Perusahaan pengolahan dan pemasaran minyak dan gas berada dalam posisi baik untuk memanfaatkan harga bensin dan diesel yang lebih tinggi karena kapasitas pengolahan yang ketat dan permintaan yang kuat. Meski risiko tetap ada, pelajaran dari 2022 menunjukkan harga bahan bakar yang tinggi berlanjut dan peluang investasi di saham energi tertentu. Wawasan ini berdasarkan pengalaman luas Cress dalam strategi kuantitatif dan analisis pasar.