
Teknologi AI mengubah industri biopharma dengan memangkas waktu, biaya, dan risiko pengembangan obat secara signifikan. Hal ini mengubah cara penilaian perusahaan, dengan aset berbasis AI menunjukkan peningkatan nilai bersih sekarang yang disesuaikan dengan risiko, dari negatif $238,5 juta menjadi positif $356,5 juta. Perusahaan besar seperti Eli Lilly mengembangkan sistem AI sendiri dan menjalin kemitraan, menciptakan keunggulan kompetitif dan sumber pendapatan baru. Meski biotek kecil juga bisa memanfaatkan AI canggih, risiko regulasi, model, dan data tetap menjadi tantangan yang perlu diwaspadai.