
Anheuser-Busch InBev akan merilis laporan keuangan Q1 2026 pada 5 Mei dengan prediksi pendapatan $14,69 miliar, naik 7,7% dari tahun lalu, dan EPS $0,90, naik 11,1%. Prospek positif didukung penjualan kuat merek premium seperti Corona dan Michelob Ultra serta revisi naik 2,3% pada estimasi EPS. Namun, perusahaan menghadapi tantangan penurunan penjualan di China, fluktuasi mata uang, dan biaya pemasaran yang meningkat, yang bisa mempengaruhi margin keuntungan. Investor akan memantau dampak faktor-faktor ini pada kinerja keuangan perusahaan.