
Penggemar sepak bola asing banyak yang memboikot Piala Dunia 2026, menyebabkan pemesanan hotel di kota tuan rumah AS jauh di bawah ekspektasi meski tiket sudah terjual lebih dari 5 juta. Penundaan visa, tarif udara tinggi, dolar kuat, dan ketegangan geopolitik membuat wisatawan internasional enggan datang, padahal mereka biasanya menghabiskan lebih banyak dibanding wisatawan domestik. Kekurangan ini mengancam lonjakan ekonomi $30 miliar dan 200.000 lapangan kerja yang diprediksi sebelumnya. Hotel di sebagian besar kota mengalami penurunan pemesanan signifikan, hanya Atlanta dan Miami yang stabil, sehingga ada seruan percepatan proses visa dan pengurangan pajak untuk menyelamatkan potensi ekonomi acara ini.