
Pasar colocation data center di Meksiko diperkirakan tumbuh 22% per tahun, mencapai $860,8 juta pada 2026 dan $1,59 miliar pada 2030. Pertumbuhan didorong oleh meningkatnya beban kerja AI dan GPU, investasi hyperscale cloud, serta tren nearshoring yang memperkuat infrastruktur TI perusahaan di kota seperti Mexico City dan Monterrey. Tantangan meliputi keterbatasan jaringan listrik dan regulasi, namun Mexico City berkembang sebagai pusat regional utama dengan persaingan ketat antar operator lokal dan internasional. Prospek pasar tetap positif meski ada risiko infrastruktur, didukung oleh permintaan solusi multi-cloud hibrida yang meningkat.