
Nokia Corporation mengumumkan bahwa pada 4 Mei 2026, anggota dewan Timo Ahopelto menerima 7.278 saham Nokia sebagai bagian dari rencana kompensasi tahunan perusahaan. Keputusan ini mengikuti rapat umum pada 9 April 2026 yang menetapkan sekitar 40% honorarium anggota dewan dibayarkan dalam bentuk saham Nokia. Pemberian saham ini sejalan dengan strategi Nokia untuk memberikan insentif melalui ekuitas, menunjukkan kepercayaan pada masa depan perusahaan. Langkah ini dapat memperkuat keselarasan antara manajemen dan pemegang saham saat Nokia melanjutkan kepemimpinan teknologinya dalam solusi jaringan.