
Lululemon saat ini diperdagangkan di bawah nilai wajarnya meski merupakan merek premium dengan pertumbuhan internasional yang kuat dan loyalitas merek tinggi. Tantangan seperti pergantian CEO, stagnasi penjualan di AS, tarif, dan ketegangan internal menekan saham ini. Namun, normalisasi margin dan pertumbuhan kembali di Amerika Utara dapat mendorong pengembalian signifikan dalam dua hingga tiga tahun ke depan, dengan nilai wajar dasar $125 dan target bullish $265 per saham, yang menunjukkan potensi kenaikan 104%. Investor melihat Lululemon sebagai peluang turnaround yang menyeimbangkan kekhawatiran pertumbuhan dengan kekuatan merek yang tahan lama.