
Lockheed Martin melaporkan kuartal pertama yang menantang dengan EPS turun 11,54% dan laba bersih turun 13,08%, terutama akibat gangguan rantai pasok dan penundaan program. Meski ada kelemahan jangka pendek, perusahaan memiliki backlog kuat sebesar $186,4 miliar dan pertumbuhan di segmen Rudal, Kontrol Api, dan Antariksa yang mendukung prospek pendapatan jangka panjang. Masalah arus kas terkait aset kontrak yang belum ditagih, bukan kerugian, dan belanja modal serta laba ditahan tetap solid. Analis memandang penurunan saat ini sebagai peluang beli karena fundamental dan backlog yang kuat.