
Denmark sementara menghentikan persetujuan sambungan listrik baru untuk pusat data karena lonjakan permintaan yang jauh melebihi kapasitas listrik negara. Dengan sekitar 60 gigawatt proyek tertunda dibandingkan puncak permintaan 7 gigawatt, pusat data menyumbang hampir seperempat dari permintaan tersebut. Langkah ini menunjukkan tantangan energi yang meningkat bahkan di negara kaya energi terbarukan dan menimbulkan kekhawatiran tentang persaingan listrik antara infrastruktur penting dan sektor lain. Penghentian ini bisa memengaruhi negara Eropa lain dalam menyeimbangkan investasi AI dengan stabilitas jaringan dan keamanan energi.