
Harga minyak melonjak pekan lalu dengan WTI Juni mencapai $110,93 dan Brent $120,54, didorong oleh penutupan Selat Hormuz yang menghambat 10-13 juta barel per hari dari pasar. Pembicaraan diplomatik AS-Iran buntu, Iran menuntut pencabutan blokade laut AS sebelum membuka kembali Selat. Meski OPEC+ setuju tingkatkan produksi Juni, defisit pasokan tetap ada karena tambahan minyak tidak bisa diekspor. Penurunan harga akibat berita gencatan senjata atau diplomasi dianggap sementara, gangguan pasokan fundamental menjaga harga tetap tinggi sampai Selat dibuka atau ada terobosan nyata.