
China mendominasi pasar baterai lithium-ion dengan perusahaan seperti CATL yang mengembangkan sel format besar untuk memperpanjang durasi penyimpanan energi. Zenergy Battery merencanakan proyek 50GWh menggunakan sel 588Ah, sementara Hithium dan BYD telah mengembangkan sel lebih dari 1.000Ah. Sel besar ini menawarkan keuntungan biaya dan efisiensi, namun memerlukan manajemen termal yang lebih baik karena risiko panas. Pergeseran ke penyimpanan durasi panjang (empat hingga delapan jam) mendukung penggunaan baterai yang lebih aman dan efisien serta meningkatkan permintaan bahan utama seperti lithium dan tembaga. Fokus industri akan tertuju pada perkembangan yang dipamerkan di Fastmarkets Lithium Conference di Las Vegas mendatang.