
Harga minyak turun pada Selasa setelah kenaikan tajam sehari sebelumnya, karena pedagang menilai risiko gangguan pasokan akibat ketegangan yang meningkat antara AS dan Iran. Gencatan senjata yang rapuh tampak hampir runtuh setelah serangan drone dan rudal Iran ke UAE serta serangan AS terhadap kapal Iran di Selat Hormuz. Meskipun persediaan minyak global belum kritis, kekurangan regional dan penurunan cepat produk olahan menimbulkan kekhawatiran. Para ahli memperingatkan kekurangan bahan bakar bisa memburuk dalam beberapa minggu jika selat tetap tertutup, memengaruhi rantai pasokan di wilayah penting seperti Afrika Selatan, India, Thailand, dan Taiwan.