
Halozyme bertransformasi dari bisnis royalti berbasis teknologi ENHANZE menjadi platform pengiriman obat subkutan yang lebih luas. Perusahaan mencatat kenaikan royalti sebesar 52% pada tahun fiskal 2025 mencapai $867,8 juta, dengan proyeksi pertumbuhan royalti 30-35% dan EBITDA disesuaikan antara $1,125 miliar hingga $1,205 miliar untuk 2026. Akuisisi dan kemitraan baru dengan perusahaan seperti Vertex dan Takeda memperkuat kekayaan intelektualnya dan menempatkan Halozyme sebagai penyedia solusi pengiriman biologis yang komprehensif. Meskipun pertumbuhan kuat dan margin tinggi, saham Halozyme diperdagangkan dengan diskon valuasi yang signifikan, menunjukkan potensi nilai investasi.