
GoDaddy Inc. (GDDY) dianggap sangat undervalued meski mengalami pertumbuhan laba yang kuat, margin keuntungan tinggi, dan posisi pasar dominan di pendaftaran domain serta hosting website. Saham ini diperdagangkan dengan rasio forward yang rendah—10x laba dan 8,3x EV/EBITDA—dengan proyeksi hasil arus kas bebas 15,5% pada 2026, lebih baik dari pesaing. Manajemen memanfaatkan AI untuk memangkas biaya dan berinovasi produk sambil agresif melakukan pembelian kembali saham dan mengurangi utang, mendukung pertumbuhan laba per saham yang kuat. Analis merekomendasikan GDDY sebagai Beli Kuat dengan target harga di atas Rp1,7 juta pada pertengahan tahun dan lebih dari Rp2 juta dalam setahun, dengan potensi kenaikan jangka panjang jika sentimen pasar membaik.