
Futures saham AS sebagian besar naik setelah Presiden Trump mengumumkan 'Project Freedom,' rencana membantu kapal netral yang terjebak di Selat Hormuz akibat blokade Iran. Trump memperingatkan respons keras terhadap gangguan, sementara Iran menolak dan memperingatkan pelanggaran gencatan senjata. Di sisi lain, para trader mengamati keputusan OPEC+ menaikkan produksi minyak 188.000 barel per hari setelah keluarnya UAE, dengan kekhawatiran harga minyak tinggi bisa picu resesi global. Harga minyak sedikit turun, dan pasar Asia menguat sebagai respons terhadap perkembangan geopolitik dan ekonomi ini.