
Ekonom Gary Shilling memprediksi resesi AS hampir pasti terjadi pada akhir 2026, dengan alasan pasar perumahan yang mandek, investasi perusahaan yang menurun, dan melemahnya daya beli konsumen. Ia memperingatkan kemungkinan koreksi pasar saham sebesar 20-30% karena valuasi saham yang mahal dan kerentanan ekonomi. Meski ada optimisme dari ahli lain seperti Alicia Levine yang tidak melihat resesi tahun ini karena pendapatan yang naik, pandangan umum tetap waspada karena inflasi tinggi dan stimulus fiskal tampak tidak mungkin. Investor disarankan waspada terhadap tanda-tanda penurunan ekonomi dan koreksi pasar dalam waktu dekat.