
Utang nasional AS telah melewati 100% dari Produk Domestik Bruto (PDB) untuk pertama kalinya sejak Perang Dunia II, mencapai 100,2% pada akhir Maret 2026. Ekonom Steve Hanke menyoroti pencapaian ini dan mendesak penerapan batas utang konstitusional untuk mengendalikan pinjaman federal. Laporan keuangan Departemen Keuangan menunjukkan posisi bersih negatif sebesar $41,72 triliun, dengan kewajiban jauh melebihi aset. Meskipun ekonomi tumbuh, kekhawatiran tetap ada mengenai keberlanjutan fiskal karena pembayaran bunga utang hampir menyamai pengeluaran pemerintah utama seperti pertahanan dan pendidikan. Situasi ini menimbulkan peringatan tentang kesehatan fiskal jangka panjang ekonomi AS dan perlunya reformasi kebijakan.