
Pasar saham AS turun dari rekor tertinggi karena ketegangan meningkat di Timur Tengah, dengan Dow turun 433 poin dan S&P 500 serta Nasdaq juga melemah. Harga minyak naik lebih dari 5% akibat penutupan Selat Hormuz oleh Iran dan serangan terbaru pada fasilitas minyak, memicu kekhawatiran gangguan pasokan minyak global. Meski konflik berlangsung, beberapa perusahaan seperti Tyson Foods melaporkan laba kuat, sementara Norwegian Cruise Line menghadapi tantangan. Pasar tetap berharap ekonomi global bisa terhindar dari dampak parah meski risiko geopolitik meningkat.