
Akhir April lalu, peretas mengeksploitasi ratusan dompet Ethereum yang tidak aktif selama lebih dari tujuh tahun, mencuri sekitar $800 ribu dengan mengakses kunci privatnya. Dana yang dicuri sebagian besar dikonversi ke Bitcoin melalui THORChain dan dipindahkan ke berbagai jaringan. Insiden ini menunjukkan kerentanan dompet kripto lama yang sering kali tidak memiliki fitur keamanan modern dan rentan terhadap kebocoran perangkat lunak masa lalu. Meski terjadi serangan, jaringan dan harga Ethereum tetap stabil, mencerminkan ketahanan pasar dan kepercayaan pada infrastruktur blockchain.