
Bristol Myers Squibb (BMY) menghadapi risiko habisnya paten yang besar, menyebabkan valuasi P/E maju diskon di 9,4x. Namun, perusahaan ini memiliki pipeline obat kuat seperti Milvexian, Iberdomide, Cobenfy, dan Sotyktu yang diperkirakan mendorong pertumbuhan dan menaikkan valuasi menjadi 10x-11x P/E maju pada 2026. Selain itu, program terapi CAR-T canggih BMY, terutama pengobatan zola-cel untuk penyakit autoimun, menawarkan potensi pertumbuhan jangka panjang yang belum tercermin di harga saham saat ini. Saham ini juga memberikan dividen 4,3%, menarik bagi investor yang mencari pendapatan dan pertumbuhan.