
Bitcoin mengalami volatilitas harga pada awal 2026 akibat ketidakpastian kebijakan Federal Reserve dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah, namun likuiditas dan aktivitas derivatifnya tetap stabil. Riset Kaiko menunjukkan kedalaman pasar dan volatilitas yang membaik setelah guncangan awal, menandakan pasar yang lebih matang dan mampu beradaptasi dengan pengaruh makro. Korelasi Bitcoin dengan aset tradisional seperti S&P 500 meningkat, menunjukkan perilaku sebagai aset risiko yang sensitif terhadap kondisi makro. Pasar berada dalam fase pemulihan bertahap, meski beberapa minggu ke depan akan menentukan kestabilan ini berlanjut atau tidak.