
Bitcoin belum mampu menembus level $100.000 selama lima bulan, dengan analis berbeda pendapat soal pemicu rally berikutnya. Beberapa trader menunggu katalis besar seperti keputusan suku bunga Fed atau perubahan regulasi, sementara yang lain seperti Michael van de Poppe percaya Bitcoin bisa naik berdasarkan logika pasar dan statistik. Meskipun perhatian investor bergeser ke saham AI seperti Nvidia, Bitcoin telah pulih dari level terendah sekitar $60.000 ke sekitar $80.000, naik sekitar 20% dalam sebulan terakhir tanpa narasi bullish dominan. Pasar kini lebih fokus pada faktor makroekonomi dan minat institusional daripada hype ritel, menunjukkan langkah Bitcoin selanjutnya mungkin tidak perlu peristiwa besar untuk kembali ke angka enam digit.