
Bionano Genomics melaporkan peningkatan 56% publikasi yang menggunakan pemetaan genom optik (OGM) untuk analisis penyakit langka pada Q1 2026 dibandingkan Q1 2025. Jumlah sampel yang dianalisis meningkat 225%, menegaskan peran OGM dalam mengidentifikasi varian struktural yang terlewat metode tradisional. Studi dari berbagai negara menunjukkan OGM memperbaiki diagnosis dengan menyelesaikan kasus genetik yang sebelumnya tidak terpecahkan dan melengkapi teknik sekuensing. Kemajuan ini dapat mempercepat riset dan opsi pengobatan untuk penyakit genetik langka di seluruh dunia.