
Apple Inc. mendapat peringkat Hold karena tantangan makroekonomi seperti kenaikan suku bunga dan penurunan pendapatan konsumen yang membatasi potensi pertumbuhan saham meski fundamental perusahaan kuat. Sejak peringkat Hold, saham Apple hanya naik 0,55%, kalah dari kenaikan 5% indeks S&P 500, mengonfirmasi sikap hati-hati. Peringkat ini mencerminkan kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi yang lebih luas yang memengaruhi risiko dan imbal hasil bagi investor saham Apple.