
Advanced Micro Devices (AMD) melaporkan kuartal pertama yang kuat dengan pertumbuhan pendapatan 38% dan penjualan pusat data naik 57% didorong oleh permintaan AI. Namun, laju pertumbuhannya masih di bawah NVIDIA, dan segmen klien/gaming kurang baik. Margin kotor naik menjadi 55%, tapi biaya operasional yang meningkat membatasi keuntungan. Meski prospek Q2 positif, saham AMD diperdagangkan dengan rasio harga terhadap laba tinggi 55x setelah reli 200%, sehingga posisi investasi tetap netral.