
Pada April, S&P 500 dan NASDAQ mencatat kenaikan bulanan terbaik sejak 2020 meski ketegangan geopolitik dan kenaikan biaya energi, komoditas, serta transportasi terus berlanjut. Kenaikan biaya ini, diperparah oleh penutupan Selat Hormuz, diperkirakan akan menyebabkan stagflasi dan kesulitan ekonomi pada Mei. Valuasi pasar tetap tinggi secara historis dengan rasio Shiller P/E di angka 41, level yang terakhir terlihat setelah era Internet Boom. Investasi teknologi berbasis AI mendukung reli pasar baru-baru ini, namun tekanan keuangan pada perusahaan seperti OpenAI menunjukkan potensi volatilitas dan skeptisisme ke depan.