Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Pluang Web TradingNewarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Blog

RAB dan Formula Perhitungannya
shareIcon

RAB dan Formula Perhitungannya

6 Dec 2023, 4:47 AM·READING_TIME
shareIcon
Kategori
rab adalah

Membuat RAB dapat membantu kita untuk mengestimasikan total biaya yang diperlukan dalam suatu proyek. Cari tahu penjelasannya di sini!

Apa itu RAB?

RAB atau Rencana Anggaran Biaya adalah dokumen tertulis yang menguraikan estimasi biaya total yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu proyek.

Dokumen ini digunakan sebagai panduan agar proyek tetap dalam batas anggaran, dan mencakup semua unsur biaya, mulai dari bahan bangunan, tenaga kerja, hingga biaya overhead dan administrasi.

Sehingga, adanya dokumen ini bisa meminimalisir resiko kebocoran dana, kelebihan pembelian material, dan kesalahan pembayaran.

Selain digunakan untuk bidang konstruksi, dokumen ini juga dapat dipakai dalam bidang lainnya seperti event organizer, produksi film, dan sebagainya.

Tidak hanya itu, rencana anggaran ini juga digunakan untuk penawaran saat akan menjalankan kerja sama bisnis.

Pentingnya RAB dalam Sebuah Proyek

Ada beberapa alasan mengapa pembuatan rancangan biaya sangat diperlukan dalam suatu proyek.

1. Pengendalian Anggaran

RAB memberikan kerangka kerja yang terstruktur untuk mengontrol dan mengelola pengeluaran proyek.
Dengan memiliki perkiraan biaya yang akurat, manajer proyek dapat mengambil tindakan proaktif untuk mencegah overspending.

2. Keputusan yang Tepat

Dokumen ini membantu pengambilan keputusan yang informasional. Tim proyek dapat mengevaluasi opsi berdasarkan ketersediaan anggaran dan memprioritaskan tugas yang sesuai dengan anggaran yang ada.

3. Kredibilitas Finansial

RAB dapat digunakan untuk mempresentasikan proyek kepada pihak yang berkepentingan, seperti investor atau pemberi pinjaman. Dengan menyajikan anggaran yang matang dan realistis, proyek menjadi lebih kredibel di mata pihak-pihak tersebut.

Langkah-langkah Menyusun Dokumen RAB:

1. Identifikasi dan Kuantifikasi Pekerjaan

Tentukan tugas dan pekerjaan yang akan dilakukan. Kuantifikasi volume dan spesifikasi teknis.

2. Estimasi Biaya

Hitung biaya bahan, tenaga kerja, dan peralatan. Gunakan referensi harga terkini untuk mendapatkan estimasi yang akurat.

3. Overhead dan Administrasi

Sertakan biaya overhead seperti pajak, asuransi, dan kebutuhan administratif. Pertimbangkan biaya manajemen proyek.

4. Kontingensi

Tetapkan dana kontingensi untuk mengantisipasi perubahan atau ketidakpastian. Kontingensi sebaiknya berkisar antara 5-10% dari total estimasi biaya.

5. Penyusunan Dokumen

Rinci semua informasi dalam format yang terstruktur dan mudah dimengerti. Sertakan informasi kontak, tanggal, dan data penting lainnya.

Cara Menentukan Formula RAB

Pada dasarnya, formula RAB melibatkan perkalian antara harga dengan jumlah item yang diperlukan, yang kemudian dihitung secara keseluruhan.

Dalam representasi matematis, formula rencana anggaran ini dapat dijabarkan sebagai berikut: Total Biaya = (Jumlah/Kuantitas x Harga Satuan).

Panduan Menghitung Rencana Biaya

1. Perhitungan Biaya Bahan/Material:

Total biaya bahan/material = jumlah bahan/material x harga satuan.

2. Perhitungan Biaya Upah Tenaga Kerja:

Total biaya upah tenaga kerja = jumlah tenaga kerja x lama waktu pengerjaan x upah per jam.

3. Perhitungan Biaya Sewa Alat:

Total biaya sewa alat = Lama waktu penyewaan x harga sewa per jam.

4. Perhitungan Biaya Lain-lain:

Total biaya lain-lain = biaya transportasi + biaya akomodasi + biaya administrasi + biaya lain-lain.

Dengan menggabungkan perhitungan dari setiap jenis biaya tersebut, kita dapat memperoleh nilai total biaya, yaitu:

Total biaya = total biaya bahan/material + total biaya upah tenaga kerja + total biaya sewa alat + total biaya lain-lain.

Ditulis oleh
channel logo

Dewi A Zuhriyah

Right baner

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait

Artikel Terkait

no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1