Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Fitur Proarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Pelajari

NFT Sebagai Gerbang Kemunculan Web 3.0
shareIcon

NFT Sebagai Gerbang Kemunculan Web 3.0

0 dilihat·Waktu baca: 2 menit
shareIcon
NFT Sebagai Gerbang Kemunculan Web 3.0

Kehadiran Non-Fungible Token (NFT) dianggap cukup revolusioner, sampai-sampai banyak pihak menyebut bahwa benda tersebut akan menjadi pintu masuk bagi manusia untuk memanfaatkan Web 3.0. Apakah hal itu benar adanya? Simak di artikel berikut!

Mengenal Tiga Tahapan Internet Secara Singkat

Teknologi internet selalu berkaitan erat dengan menghubungkan satu manusia dengan manusia lainnya. Namun, teknologi ini selalu berevolusi seiring perubahan umat manusia dalam mengonsumsi internet.

Dalam sejarah manusia, evolusi internet sendiri terdiri dari tiga bagian, yakni:

  1. Web 1.0 (sekitar 1990 hingga 2005). Protokol yang terdapat di dalamnya bersifat terbuka dan dikelola secara komunitas. Selain itu, nilai internet hanya terbatas pada dua pelaku jaringan, yakni pengembang dan pengguna.
  2. Web 2.0 (2005 hingga 2020). Dalam fase ini, jasa-jasa internet dikendalikan secara sentralisasi oleh korporasi-korporasi yang belakangan disebut "raksasa teknologi", seperti Alphabet, Amazon, Apple, dan Meta.
  3. Web 3.0 (Saat ini). Dalam tahapan internet satu ini, pemanfaatan teknologi blockchain terbilang marak. Teknologi ini membuka kehadiran jaringan yang terbuka, terdesentralisasi, dan dimiliki oleh komunitas virtual dunia. Dengan kata lain, masyarakat kini tidak hanya sekadar pengguna internet, melainkan pemilik jaringan internet.

Saat ini, umat manusia masih berada di masa-masa awal Web3 yang menggabungkan semangat desentralisasi, tata kelola yang mirip seperti Web 1, dan fungsionalitas internet yang modern layaknya Web 2.

Web3 merupakan internet yang dimiliki dan dinikmati baik oleh pengembang maupun pengguna, di mana tata kelolanya dilakukan dengan memanfaatkan token, baik mata uang kripto atau NFT. Token-token ini menyatukan para pengguna jaringan untuk menuju satu tujuan bersama, yakni pertumbuhan jaringan dan apresiasi harga token.

Karakteristik ini memperbaiki masalah utama dari jaringan tersentralisasi, di mana nilai internet hanya diakumulasi oleh satu atau beberapa perusahaan. Bahkan terkadang, perusahaan-perusahaan tersebut pun terlibat konflik kepentingan dengan penggunanya.

Oleh karenanya, banyak yang meyakini bahwa perusahaan-perusahaan tersebut tidak boleh mengambil alih Web3 lantaran setiap pengguna punya hak properti digital yang setara antara satu dan lainnya. NFT sendiri merupakan batu pijakan utama bagi masyarakat untuk menuju masyarakat digital yang progresif, terbuka, dan terdesentralisasi.

Ditulis oleh
channel logo

Eric Yu

Right baner

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait
1.

CryptoPhunk, Jiplakan CryptoPunk yang Jadi Simbol Gerakan NFT

card-image
2.

NFT Sebagai Gerbang Kemunculan Web 3.0

card-image
3.

9 Tips Sebelum Beli NFT Profile Picture (PFP)

card-image
4.

Apa Saja Kegunaan NFT?

card-image
5.

Mengenal CryptoPunks, Pionir Proyek NFT di Dunia

card-image
6.

Mengenal BAYC, Jenama Web 3.0 Pertama Sejagat

card-image
7.

Apa Itu NFT?

card-image
8.

Mengapa NFT Bernilai Tinggi?

card-image
9.

7 Pertimbangan Utama Sebelum Investasi NFT

card-image

Pelajari Materi Lainnya

cards
Pemula
Diversifikasi 101

Salah satu konsep penting dalam investasi adalah...

no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1