Table of ContentsHal Yang Perlu di Pantau Minggu Ini1. FedEx Hingga Nike Jadi Sorotan Pekan Ini2. Penjualan Hunian AS Diprediksi Turun Tipis di November3. Klaim Bantuan Pengangguran AS Diprediksi Naik4. S&P 500 Uji Level 48005. Harga Bitcoin Masih Berpotensi Turun Pekan ini6. Kalender Perekonomian AS 7. Kalender CryptoMulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!Hal Yang Perlu di Pantau Minggu Ini1. FedEx Hingga Nike Jadi Sorotan Pekan IniMusim perilisan laporan keuangan perusahaan (Earnings Season) berlanjut pekan ini, di mana deretan perusahaan top yang melantai di bursa Amerika Serikat (AS) dan global seperti FedEx Corp (FDX), VMware LLC (VMW), Carnival Corp (CCL) dan NIKE Inc (NKE) siap memamerkan prestasi keuangannya di triwulan lalu.FDX dijadwalkan akan menerbitkan laporan keuangannya pada Selasa (19/12), sementara VMW dan CCL akan merilis kinerja keuangannya pada Kamis (21/12). Adapun Nike siap unjuk gigi pada Jumat (15/12). Perilisan ini akan memengaruhi nilai indeks saham S&P 500 di akhir pekan mengingat nilai kapitalisasi pasar mereka cukup besar.Secara lebih rinci, Sobat Cuan bisa menyimak ringkasan estimasi laba per saham (EPS) kedua perusahaan tersebut pada tabel di bawah ini! Analyst EPS EstimatePotential Upside*FedEx Corp (FDX)4,198+2%VMware LLC (VMW)1,698+2,62%Carnival Corp (CCL)-0,128+7,65%NIKE Inc (NKE)0,846+3,61%*disclaimer: rata-rata kenaikan diambil dari nilai sehari setelah rilis laporan keuangan selama 8 periode sebelumnya jika berhasil mengalahkan estimasi pasarTransaksi Saham FDX di Sini!Transaksi Saham VMW di Sini!Transaksi Saham CCL di Sini!Transaksi Saham NKE di Sini!Selain ketiga korporasi tersebut, Sobat Cuan juga bisa melihat jadwal lengkap emiten yang akan merilis laporan keuangannya pada minggu ini di tabel berikut!DateEventsSelasa, 19 Desember 2023FedEx Corp (FDX)Rabu, 20 Desember 2023Micron Technology Inc (MU)General Mills Inc (GIS)Signature Bank/New York NY (SBNY)Veradigm Inc (MDRX)Kamis, 21 Desember 2023Carnival Corp (CCL)CarMax Inc (KMX)VMware LLC (VMW)Paychex Inc (PAYX)Cintas Corp (CTAS)Worthington Steel Inc (WS)Jumat, 22 Desember 2023NIKE Inc (NKE)Veradigm Inc (MDRX)2. Penjualan Hunian AS Diprediksi Turun Tipis di NovemberAsosiasi agen penjual real estat AS (National Association of Realtors/NAR) akan menerbitkan laporan penjualan rumah (existing home sales) di AS periode November pada Rabu (20/12). Adapun data existing home sales adalah ukuran perubahan jumlah unit hunian yang terjual dalam rentang satu tahun terakhir, namun dengan mengambil data bulan sebelumnya (dalam hal ini Oktober 2023) sebagai data paling terakhir. Dengan kata lain, laporan existing home sales November 2023 mencerminkan perubahan angka penjualan rumah yang terjadi antara November 2022 hingga Oktober 2023.Analis memperkirakan, penjualan rumah (existing home sales) di AS akan mencapai 3,78 juta unit di bulan lalu atau turun tipis dari 3,79 juta di bulan sebelumnya.Analis umumnya menggunakan data ini sebagai salah satu indikator kekuatan ekonomi AS. Sehingga, jika realisasi data tersebut lebih baik dari estimasinya, maka itu akan menjadi sentimen positif bagi pertumbuhan bisnis industri properti AS ke depan.US Existing Home Sales, Sumber: Trading Economics (2023) 3. Klaim Bantuan Pengangguran AS Diprediksi NaikDepartemen ketenagakerjaan AS (US Department of Labor) akan mengumumkan data pengajuan klaim bantuan pengangguran (Initial Jobless Claim) pada Kamis (21/12). Pada perilisan tersebut, ekonom memperkirakan terdapat 220.000 pengangguran yang mengajukan klaim bantuan tunakarya dari pemerintah AS di pekan ini, lebih tinggi dari sepekan sebelumnya yakni 202.000 pengajuan.Asal tahu saja, Initial Jobless Claim adalah indikator yang menggambarkan jumlah tunakarya yang mengajukan tunjangan pengangguran dari pemerintah AS lantaran sudah tidak memiliki pekerjaan atau sedang mencari pekerjaan dalam waktu sepekan. Ekonom dan analis biasanya menggunakan data ini untuk mengukur kesehatan pasar tenaga kerja serta mencari sinyal mengenai kondisi ekonomi AS secara keseluruhan.Jumlah klaim yang tinggi memberi isyarat bahwa situasi ekonomi AS sedang lesu sehingga nilai tukar Dolar AS pun berpotensi melemah. Begitu pun sebaliknya, jumlah pengajuan bantuan tunakarya yang menurun mengindikasikan ekspansi ekonomi AS.US Initial Jobless Claims, Sumber: Trading Economics (2023) 4. S&P 500 Uji Level 4800Nilai indeks S&P 500 masih berada dalam tren kenaikan (bullish) pada pekan ini jika ditinjau melalui analisis teknikal terbaru per Minggu (17/12). Pasalnya, nilai indeks S&P 500 kembali menguat pada pekan lalu, yakni 2,73% dari level pembukaan di 4.593,39 menuju level penutupan di 4.719,18, dan tetap solid berada di atas level rata-ratanya dalam 30, 50, 100, bahkan 200 hari terakhir (SMA 30,50,100,200). Pekan ini, indeks S&P 500 akan menguji level resistensi selanjutnya di 4.800.Adapun salah satu faktor pendukung utamanya adalah melandainya tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun yang mencapai 3,913% di pekan lalu atau level terendahnya dalam sembilan bulan terakhir. Peristiwa itu seharusnya bisa menjadi pemikat bagi pelaku pasar untuk hijrah dari pasar obligasi ke pasar modal di pekan ini.Lebih lanjut, penurunan tingkat imbal hasil obligasi tersebut disebabkan oleh pernyataan The Fed yang memberi sinyal tidak akan menaikkan kembali tingkat suku bunga acuan. Bahkan, The Fed berpotensi memangkas tingkat suku bunganya sebanyak tiga kali di tahun depan.Pasca pengumuman tersebut, nilai saham industri jasa keuangan kembali bergeliat. Maklum saja, kinerja keuangan mereka terbilang sangat sensitif dengan perubahan suku bunga acuan. Beberapa saham bank besar AS yang naik signifikan dalam sepekan terakhir meliputi US Bancorp (+13,29%), Capital One Financial Corp (+12,39%), Wells Fargo (+10,81%), Goldman Sach (+10,41%), Blackrock (+9,87%), dan Bank of America (+9,59%). 5. Harga Bitcoin Masih Berpotensi Turun Pekan iniHarga Bitcoin ($BTC) dan aset kripto lainnya mengalami kontraksi pada pekan lalu. Saat artikel ini ditulis per Minggu (17/12) pukul 18.00 WIB, harga BTC berada di Rp650 juta atau turun sekitar 4% dalam seminggu, yang salah satunya disebabkan oleh aksi profit taking para investor. Alhasil, harga BTC pun gagal menembus area resistensi terkuatnya di Rp688 hingga Rp690 juta.Namun, aksi ambil untung tersebut sejatinya sudah bisa diantisipasi. Pasalnya, sepekan sebelumnya, harga BTC sempat menyentuh US$44.700 atau sekitar Rp687 juta alias level tertingginya sejak April 2022 seiring meningkatnya antusiasme pelaku pasar terhadap persetujuan produk pertama Exchange-Traded Funds (ETF) Bitcoin Spot pada awal 2024.Pada pekan ini, harga BTC diprediksi bakal melanjutkan pelemahan jika dianalisis menggunakan analisis teknikal Fibonacci. BTC berpotensi akan membentuk Elliot Wave dan akan kembali melanjutkan relinya jika ETF BTC Spot benar-benar disetujui di awal tahun depan. 6. Kalender Perekonomian AS DateEventsSelasa, 19 Desember 2023Housing StartsBuilding PermitsRabu, 20 Desember 2023MBA Mortgage ApplicationsCurrent Account BalanceExisting Home SalesConf. Board Consumer ConfidenceKamis, 21 Desember 2023GDP Annualized QoQPersonal ConsumptionGDP Price IndexCore PCE Price Index QoQInitial Jobless ClaimsContinuing ClaimsPhiladelphia Fed Business OutlookLeading IndexJumat, 22 Desember 2023Personal IncomePersonal SpendingDurable Goods OrdersDurables Ex TransportationNew Home SalesU. of Mich. SentimentKalender Perekonomian AS, Sumber: Bloomberg (2023)7. Kalender CryptoDateEventsSenin, 18 Desember 2023$BDX - Hardfork Binary Release$ACE - OKX listing&SATS - OKX listingSelasa, 19 Desember 2023$XLM - Stable releases$WEMIX - NEITH NFT AirdropRabu, 20 Desember 2023$MATIC - RWA announcement$FXS - Halving$ZIL - Ask Me Anything (Company Interactive Interview)Kamis, 21 Desember 2023$TRX - 2023 Recap & 2024 Outlook$AVAX - Token unlock$MTC - MetaChain Mainnet$GENS - DEX launchUS - GDP updateKalender Crypto, Sumber: CoinMarketCal, Bloomberg (2023)Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!Download aplikasi Pluang untuk investasi Saham AS, emas, ratusan aset kripto dan puluhan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!