1. Inflasi AS Hampir Capai Target, Fed Siap Pangkas Suku Bunga?Inflasi pada bulan September meningkat 0,2%, dengan tingkat tahunan mencapai 2,1%.Target inflasi Fed adalah 2% tahunan, yang belum tercapai sejak Februari 2021.Inflasi inti (tanpa makanan dan energi) berada di 2,7%, dengan kenaikan 0,3% bulanan.Harga layanan naik 0,3%, sementara harga barang turun 0,1%.Pengajuan awal tunjangan pengangguran turun menjadi 216.000.Pendapatan pribadi meningkat 0,3%, dan pengeluaran konsumen naik 0,5%.Tingkat tabungan pribadi turun menjadi 4,6%, terendah tahun ini.Indeks biaya tenaga kerja meningkat 0,8% pada kuartal ketiga, dengan kenaikan tahunan sebesar 3,9%.2. Pengajuan Tunjangan Pengangguran Turun: Pasar Tenaga Kerja Stabil Meski Suku Bunga TinggiJumlah pengajuan tunjangan pengangguran di AS turun sebesar 12.000 menjadi 216.000 pada pekan yang berakhir 26 Oktober, lebih rendah dari perkiraan analis.Rata-rata klaim empat minggu menurun menjadi 236.500, menunjukkan stabilitas pasar tenaga kerja.Federal Reserve memangkas suku bunga pada bulan September untuk mendukung pasar kerja, pemotongan pertama dalam empat tahun setelah serangkaian kenaikan sejak 2022.Inflasi terus menurun, mendekati target 2% Fed, dengan indeks inflasi yang diawasi ketat mencapai level terendah dalam tiga setengah tahun.Pada Agustus, data pekerjaan direvisi menunjukkan 818.000 lebih sedikit pekerjaan yang tercipta antara April 2023 hingga Maret 2024.Walaupun ada tanda perlambatan, AS tetap menambah 254.000 pekerjaan pada bulan September, yang cukup untuk mendukung ekonomi.Klaim lanjutan atau jumlah total penerima tunjangan pengangguran turun 26.000 menjadi 1,86 juta pada minggu yang berakhir 19 Oktober.3. Ekonomi Eropa Terancam Guncang Akibat Tarif Baru Jika Trump MenangKemenangan Donald Trump dalam pemilu 2024 diperkirakan akan memicu tarif baru yang menciptakan lebih banyak volatilitas di pasar Eropa daripada di AS.Ekuitas Eropa, terutama sektor ekspor, akan paling terdampak karena ketergantungan wilayah ini pada ekspor global.Tarif baru diperkirakan akan diumumkan segera setelah pelantikan pada 20 Januari 2025.Pasar opsi ekuitas AS menunjukkan risiko terbatas untuk pemilu mendatang, sementara volatilitas Euro STOXX 50 diharapkan tetap moderat.Skenario Kongres terpecah masih memungkinkan penerapan tarif, yang akan memperkuat dolar dan berdampak pada pasar Eropa.Kemenangan Partai Republik diperkirakan akan menguntungkan aset AS dalam jangka menengah melalui tarif, kebijakan fiskal yang lebih longgar, dan penguatan dolar.4. Harga Minyak Naik Lebih dari US$2, Iran Diduga Persiapkan Serangan ke IsraelHarga minyak naik lebih dari US$2 per barel setelah laporan bahwa Iran sedang mempersiapkan serangan terhadap Israel dari wilayah Irak.Intelijen Israel menyebut serangan tersebut mungkin dilakukan sebelum pemilu AS, menggunakan drone dan misil balistik.Serangan melalui milisi pro-Iran di Irak dapat digunakan Iran untuk menghindari serangan balasan langsung dari Israel.Israel mungkin mempertimbangkan serangan balik terhadap Iran jika terjadi ancaman tersebut.Harga minyak didukung oleh kemungkinan OPEC+ menunda peningkatan produksi, dengan keputusan dijadwalkan pada 1 Desember.Pertumbuhan aktivitas manufaktur di China pada Oktober menjadi indikasi awal bahwa stimulus ekonomi mulai berdampak.5. OpenAI Luncurkan Fitur Pencarian ChatGPT, Bersaing dengan Google dan MicrosoftOpenAI meluncurkan fitur pencarian dalam ChatGPT yang menawarkan informasi terkini, termasuk berita dan data real-time, serta bersaing dengan Google, Microsoft, dan mesin pencari lainnya.Fitur ini, bernama SearchGPT, diuji sejak Juli dan memungkinkan pengguna mencari informasi dengan cara percakapan alami.Saham Alphabet turun sekitar 1% setelah pengumuman ini, menunjukkan potensi dampak bagi Google sebagai mesin pencari utama.Microsoft, investor besar di OpenAI, menghadapi persaingan dari produk OpenAI yang juga bersaing dengan Bing dan Copilot.ChatGPT kini menyertakan tautan sumber dari mitra berita besar, seperti The Associated Press dan Reuters.Fitur ini tersedia untuk pengguna ChatGPT Plus dan Tim, serta akan diluncurkan untuk pengguna gratis dalam beberapa bulan mendatang.OpenAI baru saja menyelesaikan putaran pendanaan terbaru dengan valuasi US$157 miliar, namun diperkirakan akan mengalami kerugian US$5 miliar tahun ini.Perusahaan menghadapi kontroversi internal terkait perubahan struktur menjadi untuk laba serta beberapa pengunduran diri eksekutif.