1. Saham Turun 30%, Apakah Strategi Bitcoin MicroStrategy Berisiko?MicroStrategy (MSTR) terus meningkatkan kepemilikan Bitcoin (BTC), kini mencapai 446.400 BTC, tetapi sahamnya turun 30% pada Desember.Pasar bereaksi negatif terhadap strategi agresif perusahaan, meskipun baru membeli 2.138 BTC senilai US$209 juta.Saham MSTR turun ke US$300 setelah reli 442% sepanjang tahun, memunculkan tanda koreksi setelah rekor tertinggi US$543 di November.Divergensi antara kenaikan harga Bitcoin dan penurunan saham MSTR menimbulkan kekhawatiran.Strategi Michael Saylor mendapat sorotan, sementara perusahaan lain mengadopsi pendekatan serupa, mengurangi keunikan MicroStrategy.Secara teknis, MSTR berpotensi rebound tetapi rentan penurunan lebih dalam jika gagal menembus US$331, dengan target US$271 dan US$194.Volatilitas diperkirakan berlanjut, dengan kemungkinan penurunan lebih jauh jika saham jatuh di bawah US$300.2. Tesla Setop Harga Murah CybertruckTesla (TSLA) Cybertruck diluncurkan oleh Elon Musk pada 2019 dengan harga awal US$40.000, tetapi harga saat ini jauh lebih tinggi.Produksi dijadwalkan dimulai pada 2021, tetapi tertunda hingga 2023.Model satu motor dihargai US$61.000 (tersedia 2025), model dua motor US$80.000 (2024), dan model tri-motor US$100.000 (2024).Agustus 2024, model termurah dihentikan, harga model lainnya meningkat hingga US$120.000.Pengiriman lebih awal dari jadwal 2025 dijanjikan untuk model tertentu, tetapi banyak pembeli membatalkan pesanan karena masalah pada Cybertruck.3. Saham Boeing Jatuh Akibat Kecelakaan Maut di Korea SelatanPesawat 737-800 milik Jeju Air mengalami kecelakaan di Korea Selatan, menewaskan 179 dari 181 orang di dalamnya.Saham Boeing (BA) turun 4% dalam perdagangan pra-pasar pada Senin, sementara saham Jeju Air merosot hampir 9% di Seoul.Boeing sedang menghadapi serangkaian masalah kualitas pesawat, termasuk insiden sebelumnya yang melibatkan 737 MAX.Pemogokan selama hampir dua bulan di pabrik Pantai Barat AS telah memperburuk kondisi keuangan Boeing.Boeing telah melakukan langkah efisiensi, termasuk PHK besar-besaran, dan mengumpulkan dana miliaran dolar untuk memperbaiki kondisi keuangannya.Perusahaan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan memberikan dukungan kepada Jeju Air.4. Pfizer Akhiri Kolaborasi Global dengan Sangamo, Saham Anjlok 27%Saham Sangamo turun 27% setelah Pfizer mengakhiri kolaborasi global dan perjanjian lisensi.Pengakhiran kerja sama akan berlaku efektif pada 21 April 2025.Sangamo sedang menjajaki opsi lain dan mencari mitra baru untuk melanjutkan programnya.Pfizer memutuskan untuk tidak melanjutkan pengajuan lisensi dan pemasaran untuk produk giroctocogene fitelparvovec.Pfizer juga tidak berencana untuk mengomersialisasi produk biologis tersebut.5. Tren Ritel 2024: Pemburu Diskon Banjiri Walmart, McDonald's, dan Restoran Cepat SajiKonsumen AS lebih memilih toko murah seperti Walmart (WMT) dan Aldi serta makanan cepat saji.Kebangkrutan ritel dan restoran meningkat, menandai perubahan pola belanja dan makan.Walmart, Amazon (AMZN), McDonald's (MCD), dan tren jeans lebar menjadi pemenang.Target (TGT), Starbucks (SBUX), restoran lama, dan toko serba ada menghadapi tantangan besar.6. Harga Gas Alam Melonjak hingga 20% karena Prediksi Januari yang Lebih DinginHarga gas alam berjangka melonjak hingga 20% dan mencapai level tertinggi dalam 52 minggu akibat prediksi cuaca dingin ekstrem di Pantai Timur AS pada Januari.Suhu lebih dingin diperkirakan terjadi di wilayah Timur AS, sementara wilayah Barat diperkirakan lebih hangat dari rata-rata, khususnya di area "Four Corners."AccuWeather memprediksi cuaca dingin ini akan memicu badai dengan hujan salju dan es signifikan pada paruh pertama Januari.Gangguan produksi gas alam ("freeze offs") dapat terjadi akibat suhu yang sangat dingin.Harga gas alam telah naik hampir 9% dalam sepekan dan 58% sepanjang tahun ini.Harga Brent crude naik menjadi US$74,39 per barel, dan West Texas Intermediate crude naik menjadi US$71,16 per barel.