Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Pluang Web TradingNew

arrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

NEWS_TITLE

Berita Terpopuler 2 Juni 2023

Berita Terpopuler 2 Juni 2023

2 Jun 2023, 12:06 AM·READING_TIME
Kategori
Berita Terpopuler 2 Juni 2023

Berikut lima berita terpopuler untuk semua artikel pada 2 Juni 2023.

1. Aroma Kebangkrutan AS Kian Nyata, Harga Emas Kian Bersinar (Sumber: CNBC Indonesia)

Harga emas sedang meningkat ketika batas utang pemerintah AS masih dipertanyakan dan ekonomi negara sedang kacau. Di akhir perdagangan kemarin, harga emas di pasar spot naik 0,16%, dan terus naik pagi ini. Pasar saat ini terfokus pada pemungutan suara mengenai kenaikan batas utang pemerintah AS, yang diharapkan ketat. Jika The Federal Reserve melanjutkan kebijakan hawkish-nya, harga emas bisa melemah, tetapi jika data PMI bergerak ke arah yang berlawanan, harga emas mungkin akan naik.

2. RUU plafon utang AS lewati DPR dengan dukungan bipartisan yang luas (Sumber: Antara News)

Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat telah mengesahkan undang-undang untuk menangguhkan batas utang sebesar $31,4 triliun dengan dukungan mayoritas dari Demokrat dan Republik, meskipun ada penentangan dari kelompok konservatif yang garis keras. Undang-undang ini sekarang harus diberlakukan oleh Senat, yang bertujuan untuk melakukannya sebelum batas waktu pada hari Senin, di mana pemerintah federal dapat kehilangan dana untuk membayar tagihan. Undang-undang ini akan menangguhkan batas peminjaman sampai 1 Januari 2025, memungkinkan Presiden Joe Biden dan Kongres untuk menghindari masalah yang sensitif secara politik sampai setelah pemilihan presiden November 2024. Undang-undang ini juga membatasi pengeluaran pemerintah untuk dua tahun ke depan dan memperluas persyaratan kerja untuk penerima bantuan makanan tambahan. Beberapa anggota Republik dan Demokrat menentang undang-undang ini, dengan beberapa menginginkan pemotongan pengeluaran yang lebih dalam dan beberapa menentang persyaratan kerja baru untuk program anti-kemiskinan.

3. Bank sentral Argentina catat pembelian dolar AS terbesar dalam 5-bulan (Sumber: Antara News)

Bank sentral Argentina membeli $451 juta mata uang asing untuk meningkatkan cadangan mereka yang terus menipis, setelah ekspor pertanian harian mencapai $1 miliar, membantu menghasilkan total lebih dari $5 miliar. Pembelian pada hari Rabu menandai yang terbesar sejak Desember, sedangkan pembelian total bulan Mei adalah yang tertinggi sejak September. Pemerintah baru-baru ini memberikan insentif untuk ekspor biji-bijian yang berakhir pada hari Rabu. Kemerosotan ekonomi negara selama ini telah mengurangi cadangan devisa bank yang diperlukan untuk membayar utang dan mengimpor barang.

4. Dolar turun di Asia, investor pangkas taruhan kenaikan suku bunga Fed (Sumber: Antara News)

Dolar AS sudah mundur dari level tertinggi dua minggu terhadap mata uang utama lainnya setelah investor menurunkan ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve pada bulan Juni, meskipun batas waktu utang sudah dekat. Indeks dolar AS naik 0,06% menjadi 104,21, turun dari level tertinggi lebih dari dua bulan dalam sesi sebelumnya. Euro naik 0,04% terhadap dolar AS dan poundsterling turun 0,01%. Pasar sekarang memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 basis point di pertemuan mendatang sekitar 26%, dibandingkan dengan hampir 67% pada hari sebelumnya, menurut alat CME FedWatch.

5. Dolar mundur di Asia dipicu ekspektasi jeda kenaikan suku bunga Fed (Sumber: Antara News)

Dolar Amerika Serikat turun dari level tertinggi dalam dua bulan di sesi Asia pada hari Kamis, karena investor mengurangi taruhan mereka pada kenaikan suku bunga Federal Reserve bulan ini, meskipun Dewan Perwakilan AS menyetujui penangguhan batas utang. Euro dan sterling juga sedikit melemah terhadap greenback, dan indeks dolar AS naik tetapi mundur dari level tertinggi dalam lebih dari dua bulan karena trader menurunkan ekspektasi untuk kenaikan suku bunga lainnya. Data indeks manajer pembelian resmi (PMI) menunjukkan bahwa aktivitas pabrik Cina menyusut lebih cepat dari yang diperkirakan pada bulan Mei, yang sedikit meningkatkan dolar Australia. Sementara itu, Kiwi turun.


Disclaimer: Konten berikut ditulis dan dikurasi secara otomatis menggunakan teknologi AI.

Ditulis oleh
channel logo

MachineBot

Right baner

Bagikan artikel ini

Apakah artikel ini berguna untukmu?

like
like
Right baner
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1