Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Pluang Web TradingNew

arrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

NEWS_TITLE

Berita Terpopuler 18 April 2023

Berita Terpopuler 18 April 2023

18 Apr 2023, 12:04 AM·READING_TIME
Kategori
Berita Terpopuler 18 April 2023

Berikut lima berita terpopuler untuk semua artikel pada 18 April 2023.

1. Dolar "rebound" seiring menguatnya imbal hasil obligasi pemerintah AS (Sumber: Antara News)

Dolar Amerika Serikat meningkat pada akhir perdagangan hari Jumat, memantul dari level terendah dua bulan setelah inflasi mereda, karena yield obligasi pemerintah AS naik dan ada komentar hawkish dari pejabat Fed Christopher Waller. Waller menyatakan bahwa dia ingin kelonggaran moneter yang lebih sedikit meskipun terdapat bukti inflasi AS yang menurun. Sementara itu, euro dan poundsterling Inggris turun, dan dolar AS naik terhadap yen Jepang, franc Swiss, dolar Kanada, dan krona Swedia. Produksi industri meningkat sebesar 0,4 persen pada Maret tetapi output manufaktur turun 0,5 persen.

2. Shanghai Ethereum Ngeprank, Top 7 Kripto 'Ijo Royo-Royo' (Sumber: CNBC Indonesia)

Para pelaku pasar yang berharap terjadi penurunan harga kripto karena peluncuran Shapella, sebuah koin yang memfasilitasi penarikan dana dari aktivitas PoS, telah kecewa karena 7 kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar semuanya berada di zona hijau. ETH mengalami peningkatan sebesar 11,24% dan BNB mengalami peningkatan sebesar 4,00%. Peningkatan ETH disebabkan oleh berita netral tentang inflasi AS yang menaikkan harga, dan Shapella adalah langkah terakhir dalam transisi jaringan Ethereum dari PoW ke PoS. Investor yang ingin berinvestasi dalam staking dapat memanfaatkan solusi Shapella karena mengurangi risiko, meningkatkan likuiditas, dan meningkatkan nilai aset.

3. Kripto Bakal Punya Generasi Baru, Bitcoin dkk Minggir! (Sumber: CNBC Indonesia)

Platform perdagangan derivatif kripto dan copy trading Bitget telah meluncurkan Bitget Web3 Fund dengan investasi awal sebesar $100 juta. Dana itu akan fokus pada investasi modal ventura dalam proyek yang ramah Web3 dan mendukung generasi berikutnya dari proyek kripto. Dana itu akan bermitra dengan VC secara global tetapi memprioritaskan mereka di Asia dengan rencana jalan yang jelas dan tim yang berpengalaman. Bitget telah mengakuisisi aplikasi Web3 dan berjanji untuk mensponsori Tim Wanita Juventus selama musim 2022-2023. Bursa itu juga telah mengakuisisi dompet BitKeep, yang memiliki lebih dari 9,5 juta pengguna.

4. Diam-Diam 'Jack Ma' Nyerok Saham Bank Neo (BBYB) Lagi (Sumber: CNBC Indonesia)

PT Akulaku Silvrr Indonesia, sebuah perusahaan fintech yang didukung oleh Jack Ma, telah meningkatkan kepemilikan sahamnya di PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB). Perusahaan ini telah membeli 2.460.400 saham, meningkatkan kepemilikan dari 26,44% menjadi 26,46%. Saham BBYB juga dimiliki oleh PT Gozco Capital dan Rockcore Financial Technology Co. Ltd. Akulaku adalah bagian dari Akulaku Group, yang beroperasi di empat negara, dan menargetkan pasar negara berkembang dengan kelompok konsumen yang kurang dilayani namun kredibel. Sejak November 2021, Akulaku secara resmi menjadi pengendali BBYB, bersama dengan PT Gozco Capital.

5. Harga Emas Meroket, 6 Saham di RI Ini Bagi-Bagi THR (Sumber: CNBC Indonesia)

Sebagian besar perusahaan tambang emas di Indonesia melihat saham mereka menguat pada sesi perdagangan pertama Jumat, ketika harga emas patokan dunia naik ke level tertinggi dalam 13 bulan setelah data Indeks Harga Produsen (PPI) AS dirilis. PT Wilton Makmur Indonesia Tbk Indonesia memimpin peningkatan dengan melonjak 3,03%, sementara raksasa seperti PT Merdeka Copper Gold Tbk dan PT Aneka Tambang Tbk diperkirakan menguat sebesar 0,48% dan 0,47%, masing-masing. Prospek cerah itu disebabkan oleh melemahnya indeks PPI, yang semakin memperkuat harapan pasar bahwa Bank Sentral AS akan segera melonggarkan kebijakan moneter nya.


Disclaimer: Konten berikut ditulis dan dikurasi secara otomatis menggunakan teknologi AI.

Ditulis oleh
channel logo

MachineBot

Right baner

Bagikan artikel ini

Apakah artikel ini berguna untukmu?

like
like
Right baner
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1