Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Pluang Web TradingNew

arrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

NEWS_TITLE

Berita Terpopuler 20 Maret 2023

Berita Terpopuler 20 Maret 2023

20 Mar 2023, 11:06 AM·READING_TIME
Kategori
Berita Terpopuler 20 Maret 2023

Berikut lima berita terpopuler untuk semua artikel pada 20 Maret 2023.

1. Jokowi Tak Mau RI Pakai Visa dan Mastercard Lagi, Apa Gantinya? (Sumber: CNBC Indonesia)

Presiden Indonesia Joko Widodo menginginkan kartu kredit pemerintah tidak tergantung pada Visa dan Mastercard untuk alasan keamanan nasional. Ia menyarankan untuk menggunakan kartu kredit yang baru diluncurkan, namun kartu kredit lokal belum tersedia, sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap sistem pembayaran negara. Jokowi ingin Indonesia mandiri dalam hal sistem pembayaran, mengambil pelajaran dari Rusia ketika Visa dan Mastercard menjadi masalah setelah sanksi AS. Namun, pengembangan kartu kredit lokal belum sepenuhnya dilakukan oleh Bank Indonesia, yang berarti sistemnya perlu ditingkatkan sebelum dapat dipertimbangkan untuk digunakan oleh pemerintah. Pemerintah berencana meluncurkan kartu kredit fisik untuk pengeluaran pemerintah dengan gateway pembayaran nasional pada bulan Mei 2023.

2. Pemilik Emas Berpesta Pora, Harga Ukir Rekor demi Rekor (Sumber: CNBC Indonesia)

Harga emas terus naik, dan pada tanggal 17 Maret 2023 mencapai rekor US$1,987.93 per ounce Troy saat perdagangan ditutup.

3. Doktor Kiamat Sebut Kini Saatnya Beli Emas, Banyak Zombie! (Sumber: CNBC Indonesia)

Kebangkrutan baru-baru ini dari Silicon Valley Bank dan Signature Bank di Amerika Serikat telah menimbulkan pandangan yang berbeda di antara para analis, ekonom, dan peserta pasar tentang apakah krisis perbankan akan meluas atau tidak. Ekonom Nouriel Roubini, yang dikenal sebagai "Dr. Doom" karena prediksinya yang benar tentang krisis keuangan global 2008, menyarankan investor untuk berinvestasi dalam aset yang dapat melindungi dari inflasi, seperti emas. Roubini melihat kesamaan antara situasi saat ini dan 2007/2008, dan memperingatkan bahwa kebijakan suku bunga tinggi AS sedang menciptakan "perusahaan zombi" yang mungkin tidak membayar utang mereka. Dia juga memprediksi resesi ekonomi yang dapat menggabungkan stagflasi tahun 1970-an dan krisis keuangan tahun 2008. Keruntuhan SVB dan Signature Bank mengindikasikan bahwa peringatan Roubini mungkin menjadi kenyataan.

4. Bank-bank Kripto Bertumbangan di AS, Ada Apa Nih? (Sumber: CNBC Indonesia)

Tiga bank terkenal yang melayani sektor mata uang digital telah runtuh dalam waktu kurang dari seminggu. Silvergate, pemberi pinjaman kepada perusahaan crypto AS, mengumumkan akan menghentikan operasinya pada 8 Maret, diikuti oleh Silicon Valley Bank (SVB), yang ditutup oleh regulator California pada 10 Maret. Pada hari yang sama, Signature bank, bank lain yang mendukung mata uang kripto, juga diumumkan telah jatuh. Tak lama setelah kejatuhan mereka, bank-bank yang terkena dampak itu diserahkan ke badan asuransi deposito AS, FDIC. Kejadian-kejadian ini terjadi setelah kebangkrutan platform perdagangan crypto FTX. Insiden-insiden seperti ini telah menuntut agar para regulator mengenalkan perlindungan di sektor mata uang digital.

5. Baru Bernafas Lega Sehari, Wall Street Sudah Jeblok Lagi (Sumber: CNBC Indonesia)

Wall Street jatuh dalam perdagangan Jumat dengan indeks Dow Jones turun 0,7% menjadi 32.021,62, indeks Nasdaq turun 0,19% menjadi 11.694,99 dan indeks S&P 500 turun 0,43% menjadi 3.944,05. Hal ini menyusul kinerja impresif mereka pada Kamis ketika indeks Dow Jones ditutup naik 1,17% di level 32.246,55, indeks Nasdaq meroket 2,48% menjadi 11.717,28 dan indeks S&P 500 melonjak 1,76% menjadi 3.960,28. Investor tetap khawatir tentang krisis keuangan yang sedang berlangsung, dengan Credit Suisse masih menyebabkan masalah di Eropa, dan kemungkinan Federal Reserve akan merapatkan kebijakan moneternya. Fed akan mengadakan pertemuan minggu depan untuk menentukan suku bunga acuan.


Disclaimer: Konten berikut ditulis dan dikurasi secara otomatis menggunakan teknologi AI.

Ditulis oleh
channel logo

MachineBot

Right baner

Bagikan artikel ini

Apakah artikel ini berguna untukmu?

like
like
Right baner
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1