Ketahuan ‘Pacaran’ Sama Karyawan, CEO McDonald’s Steve Easterbrook Dipecat

McDonald’s memecat CEO Steve Easterbrook McDonalds karena memiliki sebuah hubungan personal dengan karyawannya yang merupakan pelanggaran peraturan perusahaan. Padahal, Steve Easterbrook networth terbilang tinggi di kalangan perusahaan restoran cepat saji.

Rilis pers yang beredar pada awal November ini menyatakan bahwa ia dipecat karena “Melanggar kebijakan perusahaan dan menunjukkan penilaian buruk yang melibatkan hubungan konsensual dengan karyawan.”

Ia dilaporkan memberikan pengakuan dalam surel ke stafnya bahwa ia memiliki hubungan dengan seorang karyawan dan menyatakan bahwa itu adalah kesalahan. Chris Kempczinki, yang menjabat sebagai presiden, menggantikan Easterbrook yang telah menjabat sejak Maret 2015.

Sebelumnya McDonald’s menunjuk Steve Easterbrook, senior presiden brand executive dan chief brand officer, untuk menggantikan Don Thompson sebagai kepala eksekutif restoran makanan cepat saji ini.

Steve Easterbrook McDonalds membawa kemajuan bagi rantai perusahaan restoran cepat saji ini di Inggris dan Eropa dan menjadikan Steve Easterbrook networth salah satu yang tertinggi dalam industri ini.

steve easterbrook mcdonalds

Easterbrook lantas jadi CEO asal Inggris pertama untuk perusahaan ini. Dalam satu acara penting, ia tampak bersinar. Ia mengaku telah mengenal McDonald’s dari luar sekaligus memiliki pengalaman dengan merek makanan cepat saji yang bertumbuh cepat dan menawarkan sesuatu yang lebih istimewa dan berkelas daripada McDonald’s.

Ia berpengalaman sebagai CEO PizzaExpress dan Wagamama, dua merek yang ia besarkan sedari mula. Steve Easterbrook networth memang terbilang tinggi karena kemampuannya mengelola berbagai perusahaan restoran besar.

Bagaimana Steve Easterbrook McDonalds berkenalan dengan restoran cepat saji

Bahkan sejak muda, ia adalah penggemar McDonald’s, sebagaimana ia jelaskan pada The Guardian di tahun 2008, “Saya dan teman saya dulu pergi melintasi taman, melompat dari jalur Met untuk masuk ke Harrow. Ada toko olahraga yang kami kagumi, dan ada McDonald’s. Kami dulu pergi dengan tiga atau empat pound saja di saku, itu cukup untuk ongkos kereta api, mooching di sekitar Harrow, dan pergi ke McDonald’s. Itu kali pertama saya menikmati shakes dan fries.”

Pada 1993, ia bergabung dengan McDonald’s sebagai manajer pelaporan keuangan di London. Ia habiskan 18 bulan di “Hamburger University”, salah satu akademi pelatihan perusahaan McDonald’s di dekat Chicago.

Ia bekerja dalam berbagai peran di bidang operasional dan keuangan perusahaan sebelum dipromosikan jadi wakil presiden untuk wilayah selatan Inggris pada 2001.

Pada 2006, Easterbrook jadi bos McDonald’s UK, mengawasi lebih dari 1.200 gerai dengan perkiraan anggaran pemasaran hingga 35 juta pound.

Selama di sana, ia dikenal mampu membalikkan bisnis di wilayah itu dengan memperkenalkan fokus yang ketat pada pelatihan karyawan, menambahkan banyak opsi sehat ke menu makanan, dan menerapkan desain ulang restoran lama.

steve easterbrook networth

Richard Robinson, mitranya, memiliki opini tersendiri mengenai Steve Easterbrook, “Ia adalah pemimpin luar biasa, manajer yang baik, dan orang baik yang serbabisa. Dia bergairah dengan pelanggan McDonald’s juga tim yang bekerja untuknya. Ia pimpin perusahaan dan ia tahu secara rinci bagaimana cara restoran bekerja. Terutama, ia adalah seseorang yang bisa kita percayai untuk selalu melakukan hal yang benar.”

Baca juga: Wah! Ternyata Selain Jagoan Konten, Ini 3 Pekerjaan yang Akan ‘Laku’ di Masa Depan!

Steve Easterbrook Networth yang tinggi karena performanya

Steve Easterbrook McDonalds dipromosikan jadi presiden McDonald’s Eropa pada 2010, bertanggung jawab atas 7.000 restoran di 39 negara.

Ia awalnya diberi peran sebagai global chief brand officer. Namun, McDonald’s kemudian memutuskan setelah dua bulan untuk memindahkannya kembali ke London demi menjaga bisnis gerai ini di Eropa.

Pengamat industri memperkirakan periode ini yang menyebabkan Steve Easterbrook meninggalkan perusahaan pada 2011 dan menjadi kepala eksekutif untuk rantai restoran di Inggris, PizzaExpress.

Di sana, ia meningkatkan jumlah gerai menjadi sekitar 600 gerai dari yang tadinya hanya 400 gerai.

Masa jabatan Easterbrook di restoran piza itu tidak lama karena ia kemudian menjadi bos di rantai mie Wagamama pada 2012. Saat itu, ia mengoperasikan 84 restoran di seluruh dunia, hingga kemudian memiliki sekitar 140 restoran.

Easterbrook kembali ke McDonald’s pada 2013, mengambil posisi sebagai global chief brand officer secara permanen di kantor pusat perusahaan di Illinois. Baru-baru ini, di bidang pemasaran, McDonald’s meluncurkan kampanye iklan global mereka, yang digadang-gadang sebagai “transformasi brand”.

Di bawah pengawasan Steve Easterbrook McDonalds telah bereksperimen dengan lebih banyak restoran kelas atas di Australia. Ia juga membuat perubahan dramatis pada menunya di AS ketika perusahaan itu berupaya menahan penurunan penjualan jangka panjang.

Steve easterbrook networth terbilang tinggi, melihat performanya. Ia mengandalkan keterampilan pemasaran untuk membantu mendorong merek McDonald’s maju di Inggris dan Eropa demi membalikkan masa sulit perusahaan. Ia bertugas besar dalam membawa kemajuan untuk perusahaan ini.

Sumber: Business Insider, Business Insider

Simak juga:

Jangan Sampai Kena Sanksi Pajak, Cek Cara Buat NPWP Online yang Mudah di Sini

Penebangan Liar Hingga Prostitusi, Ini 5 ‘Barang’ Pasar Gelap Indonesia yang Hasilkan Triliunan Rupiah

Berpenghasilan Lebih Besar dari Laki-laki, Ini Caranya Jadi Wanita Karier Sukses!

Recent Articles

Related Stories

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here