Laundromat, Film Netflix yang Bongkar Pengaruh Panama Papers pada Hidup Orang Kaya

Dalam film terbarunya, Laundromat, sutradara film Steven Soderbergh melakukan penggalian atas kasus Panama Papers. Laundromat tak pelak menjadi rekomendasi film Netflix di antara serial netflix terbaik lainnya di bidang finansial yang menceritakan insiden Panama Papers, kasus yang mengguncang dunia finansial global pada 2016.

Ingin mempelajari lebih lanjut tentang Panama Papers dan implikasinya yang lebih besar sekaligus memperoleh penampilan yang menggembirakan dari bintang film kenamaan?

Soderbergh memberi jawabannya lewat rekomendasi film netflix ini. Ini mendapuknya menjadi salah satu sutradara dengan serial netflix terbaik di bidang finansial.

Informasi mengenai Panama Papers yang mengungkap penghindaran pajak skala besar dan kegiatan ilegal dari orang-orang kaya yang berkuasa di seluruh dunia ini diolah ke dalam Laundromat.

Bagaimana Panama Papers dituangkan dalam rekomendasi film Netflix ini

Bocornya dokumen Panama Papers pada 2016 menjadi kejutan besar bagi industri ekonomi “bawah tanah” bahkan mendorong tutupnya firma hukum ini pada 2018. Data 2,7 terabytes itu mengemukakan 214.000 perusahaan dan di antaranya adalah perusahaan cangkang untuk melakukan kegiatan ekonomi ilegal.

Dengan masukan sumber semacam ini, Soderbergh dengan penulis skenario Laundromat, Scott Z. Burns, menggunakan buku Jake Bernstein, Secrecy World, untuk menciptakan dunia yang dapat dipercaya.

Jake dengan bukunya Secrecy World: Inside the Panama Papers Investigation of Illicit Money Networks and the Global Elite ini memenangkan hadiah Pulitzer untuk kategori reportase investigatif.

Perpaduan karakterisasi para tokoh di rekomendasi film netflix ini menghadirkan betapa menyebalkannya kehidupan orang-orang kaya. Penutup film ini bahkan membuat kesan tak terlupakan: mengajak warga AS untuk ikut bertindak dalam menghadapi kasus penghindaran pajak.

“Rasanya dark comedy memiliki peluang untuk tetap bertahan di benak penonton. Teknik ini memberi kesempatan untuk menggunakan kompleksitas transaksi keuangan macam ini jadi sebuah lelucon,” ujar sutradara pemenang Oscar ini.

Sebelumnya, Soderbergh dikenal lewat beberapa karyanya, “Traffic”, “Erin Brokovich”, hingga “Magic Mike”. Ia bilang ia mengambil inspirasi dari “Dr. Strangelove” dalam menyajikan subjek yang rumit dengan cara mengesankan.

Baca juga: Panama Papers Buka Skandal Penghindaran Pajak Perusahaan Cangkang di Seluruh Dunia

Karya-karya Soderbergh sebagai “serial netflix terbaik”

serial netflix terbaik

Soderbegh sebelumnya juga pernah menyajikan kisah tajam dan lucu. Kisah-kisah ini tentang keserakahan, kerakusan, dan eksploitasi atas kelas pekerja dalam “High Flying Bird”, juga salah satu serial netflix terbaik.

Laundromat sendiri bukan film pada umumnya. Dari pembukaannya saja, rekomendasi film netflix ini sudah menyodorkan penampilan Gary Oldman sebagai Jurgen Mossack dan Antonio Banderas sebagai Ramon Fonseca–partner firma hukum yang terkait dengan Panama Papers, Mossack Fonseca–yang kocak.

Mereka dengan apik menunjukkan bagaimana orang kaya dan berkuasa menyembunyikan dan menumbuhkan uang mereka.

Kita lantas diajak masuk ke dalam kisah Ellen Martin (Meryl Streep). Ia perempuan santun yang memiliki ikatan memilukan dengan salah satu perusahaan cangkang yang terlibat dalam Panama Papers.

Setelah suatu insiden, ia mulai pencarian investigasi kecilnya sendiri. Dan ini menghubungkannya dengan beberapa pemain utama yang terlibat dalam mempertahankan kekayaan besar ini.

Laundromat adalah film yang menceritakan kisah sampingan dan narasi kecil dari betapa berbelit-belitnya kisah skandal finansial terbesar dalam beberapa dasawarsa terakhir ini.

Terutama, bagaimana film ini dapat mengguncang emosi penonton dengan hadirnya karakter Meryl. Sulit untuk menemukan pelipur lara bagi orang kecil yang menyaksikan dunia yang penuh ketidaksetaraan ekonomi, dunia di mana sistem dijalankan oleh orang-orang yang memperoleh manfaat dari penghindaran pajak.

Panama Papers mengumumkan kepada khalayak luas betapa banyak yang rahasia dari kehidupan orang-orang kaya, dan betapa orang miskin atau kelas menengah diatur oleh kelompok ini dan tidak memiliki dampak bagi sistem yang besar ini.

Sayangnya, film ini dituntut untuk membatalkan penayangannya lantaran dituduh melakukan pencemaran nama baik. Tuntutan ini diajukan ke pengadilan federal AS di Connecticut pada 13 Oktober.

Sumber: Collider, Bisnis.com, The Wrap, Kompasiana

Simak juga:

Pelemahan KPK Jadikan Indonesia sebagai Surga Pajak Koruptor?

9 Rekomendasi Buku Keuangan Terbaik Ini Dijamin Bikin Kamu ‘Melek’ Finansial

Pengin Jalan-jalan ke Luar Negeri? Ini Caranya Bikin Paspor Online

Recent Articles

Related Stories

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here