Ketahui Tiga Hal Ini Sebelum Jual Emas

Sebagai instrumen investasi, emas memang menjanjikan dalam memberi keuntungan. Tidak heran bila banyak orang tergiur membeli lantas menyimpan dan jual emas untuk mencapai tujuan finansialnya.

Memang, cara mendapatkan keuntungan dari investasi emas, khususnya emas batangan ialah dengan menjualnya kembali. Selisih harga yang didapatkan antara harga beli dan harga jual menjadi keuntungan sang investor atau pemilik emas.

Seperti yang kita tahu, harga jual emas lebih rendah dibandingkan harga beli. Banyak faktor yang menyumbang penentuan harga ini, terutama prinsip supply and demand.

Sejatinya tidak ada waktu yang benar dalam menjual emas. Alasan orang menjual emas bermacam-macam, mulai alasan darurat, profit taking, sampai khawatir emas hilang.

Sebelum mengetahui lebih jauh teknis menjual emas, mari kita tengok tipe investor emas. Yang paling banyak ialah investor yang membeli emas tanpa punya tujuan dan rencana keuangan yang jelas.

Biasanya karakter investor ini memang belum punya pengetahuan mumpuni mengenai investasi emas. Jadi mereka membeli emas lantaran tren atau saran orang lain, tanpa tahu bagaimana mengelola agar emas yang dimiliki mendatangkan keuntungan maksimal.

Akibatnya, tipe investor ini kerap membeli dan menjual kembali emas tanpa memperhatikan banyak faktor. Bahkan tidak tahu kapan waktu yang tepat untuk membeli atau menjual emas.

Kalau kamu masuk ke golongan investor seperti ini, tidak perlu berkecil hati. Anggap saja ini proses belajar agar dalam investasi berikutnya, kamu lebih berhati-hati dan bersikap cerdas.

Tipe investor selanjutnya ialah tipe investor yang sudah punya tujuan dan rencana saat membeli maupun jual emas. Jadilah seperti investor tipe ini.

Dengan demikian, kamu membeli emas saat harga rendah karena kamu sudah punya pengetahuan tentang suplai dan permintaan pasar akan emas. Selain itu, kamu sabar menunggu sampai jumlah emas yang kamu miliki sudah mencukupi untuk memenuhi tujuan keuangan kamu.

Lantas, kamu menjual emas dengan perhitungan yang tepat saat harga emas meroket. Niscaya, keuntungan besar akan kamu raih.

Sampai sini, sudah jelas bahwa menentukan tujuan dan membuat perencanaan keuangan saat berinvestasi emas memegang peranan penting. Kalau begitu, tahap selanjutnya ialah mengetahui hal-hal teknis untuk jual emas yang dipaparkan sebagai berikut:

Ketahui-3-Hal-ini-Sebelum-Menjual-Emas-
Ketahui-3-Hal-ini-Sebelum-Menjual-Emas-

1. Pahami Kadar dan Keaslian

Di era milenial ini, banyak sekali tempat atau platform untuk membeli dan menjual emas. Di manapun kamu membeli emas, ada dua hal yang patut dicermati, yakni kadar emas dan keaslian emas.

Yang dimaksud dengan kadar emas ialah jumlah karat yang terkandung dalam emas. Harga jual emas 24 karat tentunya lebih tinggi dibandingkan emas 18 karat. Pastikan kamu sudah tahu informasi ini saat ingin menjual emas.

Kemudian, kamu harus bisa menunjukkan keaslian emas yang kamu miliki. Caranya dengan kepemilikan sertifikat sebagai bukti keaslian dan kemurnian emas. Jika sertifikat ini tidak ada, kemungkinan besar kamu tidak bisa mendapatkan harga jual yang maksimal.

2. Survei Harga

Memantau harga emas secara berkala memberikan kesempatan untuk kamu mengetahui harga terbaik untuk jual emas. Survei harga ini sangat mudah dilakukan melalui internet. Apabila harga jual emas yang berlaku tidak sesuai dengan harapan, kamu bisa menunda menjual emas.

3. Survei Tempat

Hampir semua toko emas menerima pembelian kembali emas yang sudah dijual. Akan tetapi, tidak semua tempat sanggup membeli emas dengan harga tinggi.

Oh iya, kamu juga tidak wajib jual emas di tempat yang sama dengan tempat kamu membelinya. Lakukan survei ke beberapa tempat untuk tahu harga yang terbaik.

Di pluang, kamu juga bisa kembali jual emas yang kamu miliki. Untuk mengetahui harga buyback, kamu bisa pantau di aplikasi pluang.

Selamat jual emas. Semoga cuan!

Recent Articles

Related Stories

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here