Bookmark

Harga ETH Sideways, Apakah Karena Penjualan Ethereum Foundation?

26 Mar 2025, 1:25 AM
Kategori
pluang insight

Studi menunjukan bahwa penjualan ETH oleh Ethereum Foundation (EF) dapat mempengaruhi harga ETH apabila penjualannya besar yakni diatas 15 ribu ETH dapat menyebabkan pergerakan harga yang tajam, sedangkan penjualan kecil dibawah 9 ribu ETH tidak berdampak signifikan. Studi ini dilakukan pada periode 16 Oktober 2017 hingga 15 Januari 2025.

Penelitian ini menggunakan data on-chain dari Dune, Etherscan, serta hanya mempertimbangkan transaksi di atas 100 ETH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjualan dalam jumlah kecil, yaitu kurang dari 9.000 ETH, tidak memiliki korelasi signifikan terhadap perubahan harga Ethereum. Namun, ketika jumlah ETH yang dijual melebihi 15.000 ETH, dampaknya lebih terlihat, baik dalam bentuk kenaikan maupun penurunan harga. Salah satu contoh signifikan terjadi ketika Ethereum Foundation menjual 70.000 ETH, yang menyebabkan harga Ethereum turun -20,6%. Sebaliknya, dalam kasus lain ketika EF menjual 16.300 ETH, harga Ethereum justru melonjak sebesar +36,5%.

Secara rata-rata, dalam jangka waktu 7 hari setelah penjualan EF, harga ETH mengalami perubahan sebesar +1,3%. Ini menunjukkan bahwa tidak semua aksi jual EF langsung menyebabkan harga Ethereum anjlok. Bahkan, dari seluruh transaksi yang dianalisis, hanya 47,6% yang menyebabkan penurunan harga dalam tujuh hari setelah penjualan. Ini berarti lebih dari separuh kasus, harga ETH tetap stabil atau bahkan meningkat. Meski begitu, terdapat beberapa kasus di mana penjualan besar oleh Ethereum Foundation berdampak signifikan dalam jangka pendek.

Salah satu contoh paling mencolok adalah 17 Mei 2021, ketika penjualan besar ETH oleh EF menyebabkan harga Ethereum anjlok hingga -41,1% dalam waktu seminggu. Namun, dalam jangka waktu 30 hari setelah penjualan, harga Ethereum justru cenderung mengalami pemulihan, dengan rata-rata perubahan harga mencapai +8,9%.

Analisis lebih lanjut, mengeksplorasi hubungan antara penjualan EF dan pergerakan harga ETH dengan menggunakan metode rolling correlation dalam tiga periode waktu berbeda: 3 hari, 7 hari, dan 30 hari. Dalam periode 3 hari, korelasi harga sangat fluktuatif, berkisar antara -0,999 hingga +0,999, yang menunjukkan bahwa pergerakan harga dalam jangka pendek lebih dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti sentimen pasar, berita industri, dan likuiditas dibandingkan sekadar aktivitas jual EF.

Salah satu contoh terjadi pada 19 November 2020, ketika EF menjual 16.390 ETH dan harga ETH justru naik dari $479 menjadi $560 dalam empat hari, menghasilkan korelasi sebesar 0.9998.

Dalam periode 7 hari, korelasi harga lebih stabil tetapi tetap tidak konsisten, dengan nilai berkisar antara -0,7 hingga +0,7. Ini menunjukkan bahwa meskipun beberapa penjualan besar EF memengaruhi harga dalam seminggu, dampaknya tidak selalu linier atau dapat diprediksi dengan mudah. Sementara itu, dalam periode 30 hari, korelasinya relatif lemah dan berada dalam kisaran -0,3 hingga +0,5. Ini menunjukkan bahwa dalam jangka panjang, faktor fundamental seperti adopsi teknologi Ethereum, perkembangan DeFi, serta kondisi makroekonomi global lebih berperan dalam menentukan harga ETH dibandingkan aksi jual Ethereum Foundation.

Selain itu, dampak dari penjualan EF terhadap harga ETH berubah seiring waktu. Antara 2018 dan 2020, korelasi antara penjualan EF dan harga ETH cenderung positif dan sering kali melebihi 0,3. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas pendanaan Ethereum Foundation saat itu mungkin berkontribusi terhadap kepercayaan pasar dan pertumbuhan ekosistem Ethereum, terutama selama periode bear market. Namun, sejak 2021, korelasi ini cenderung bergerak menuju nol atau bahkan negatif. Perubahan ini mencerminkan matangnya pasar Ethereum, di mana faktor makroekonomi dan adopsi institusional mulai memiliki peran lebih besar dalam menentukan harga dibandingkan aksi jual dari satu entitas tunggal seperti Ethereum Foundation.

Dari segi distribusi penjualan, tidak ditemukan korelasi positif yang signifikan antara perubahan harga ETH dan penjualan di bawah 9.000 ETH. Namun, dalam kasus penjualan lebih besar, korelasi yang lebih kuat mulai muncul, meskipun tidak selalu dalam pola yang konsisten. Selain itu juga ditemukan bahwa dalam periode 30 hari, korelasi antara aktivitas penjualan EF dan harga ETH umumnya berkisar antara -0,3 hingga +0,5, menunjukkan hubungan yang lemah hingga sedang. Korelasi dalam periode 7 hari menunjukkan pola yang serupa tetapi dengan fluktuasi lebih besar, sementara dalam periode 3 hari, pergerakan harga lebih tidak menentu, dengan reaksi pasar yang bisa sangat tajam tetapi tidak selalu seragam.

Kesimpulannya, meskipun Ethereum Foundation sell-off dalam jumlah besar dapat menyebabkan volatilitas harga jangka pendek, dampaknya tidak selalu negatif dan tidak selalu menyebabkan tren penurunan yang berkelanjutan. Dalam banyak kasus, harga Ethereum justru mengalami pemulihan dalam jangka panjang, terutama ketika pasar dalam kondisi bullish atau didukung oleh fundamental yang kuat. Oleh karena itu, investor sebaiknya tidak hanya berfokus pada aksi jual EF, tetapi juga mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti perkembangan teknologi Ethereum, regulasi kripto, sentimen pasar, serta kondisi ekonomi global sebelum mengambil keputusan investasi.

Beli Coin ETH di Sini!

Investasi dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang untuk investasi di 1000+ pilihan aset yang mencakup Saham AS & ETF, Options Trading untuk Saham AS & ETF, Aset Crypto, Crypto Futures, Emas, dan juga puluhan produk Reksa Dana, semua mulai dari Rp10.000 saja! Di Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena Pluang sudah bekerja sama dengan mitra-mitra tepercaya yang memiliki izin dan diawasi oleh lembaga pemerintah terkait. Yuk, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Ditulis oleh
channel logo

Marcella Kusuma

Right baner

Marcella Kusuma

Bagikan artikel ini

Social Icon
Social Icon
Social Icon

Apakah artikel ini berguna untukmu?

like
like
Artikel Terkait
pluang insight
Pluang Insight: Lahan Virtual, Proyek Menggiurkan atau Bakal Gagal Total?
news_pluang_insight