Tahun 2020, Tenaga Kerja dan Gaji Karyawan Startup Diprediksi Melonjak

Tahun depan, pertumbuhan sektor digital dan teknologi, terutama di bidang teknologi keuangan, akan meningkat pesat. Kerja di startup terbilang potensial dan menjanjikan. Gaji startup Indonesia bagi profesional meningkat hingga 50 persen di bidang ini.

Sebagaimana dilaporkan Michael Page Indonesia Salary Benchmark 2020, para profesional yang beralih pekerjaan ke bidang digital dan teknologi pada 2020 akan menikmati kenaikan gaji dari 15 hingga 50 persen.

Permintaan tinggi di berbagai sektor digital ini, baik untuk posisi engineering heads, digital leads, analis data, hingga manajer pemasaran digital dan manajer produk, memungkinkan penambahan lapangan kerja juga di sektor ini.

Berbagai bentuk penawaran teknologi keuangan seperti pembayaran digital telah banyak digunakan konsumen di Indonesia dan beberapa perusahaan dengan fitur e-wallet menjadi sangat populer, seperti penggunaan Gopay, Ovo, hingga Dana.

kerja di startup | gaji startup indonesia
Person using tablet

Pertumbuhan industri ini menghasilkan lebih banyak peluang kerja di startup dan kenaikan gaji startup di Indonesia di masa depan.

Untuk mendukung pertumbuhan ini, para profesional di Indonesia perlu memahami dinamika bisnis dan mengingatkan para pekerja di sektor ini untuk mempelajari soft skill seperti komunikasi, manajemen konflik, manajemen perubahan, dan biro pengembangan hubungan.

Baca juga: Bernard Arnault Saingi Bill Gates, Kini Jadi Orang Terkaya Kedua di Dunia

Peningkatan tenaga kerja di startup

Hasil survei dari Salary Survey 2019 oleh Robert Walters mengungkapkan bahwa pada 2019 terjadi tren peningkatan perekrutan tenaga kerja untuk startup. Apalagi kini pemerintah Indonesia berupaya menarik investasi asing secara langsung dan akan makin banyak pendatang baru.

Permintaan tenaga kerja ini juga ditujukan lebih banyak bagi tenaga kerja yang fasih dalam dua bahasa, terutama mampu berkomunikasi baik dalam bahasa Inggris. Selain bahasa, orang yang cakap mengelola data dan melakukan analisis data juga akan semakin dicari di masa mendatang.

Keahlian di bidang TI dan orang yang terampil mengelola perputaran bisnis e-commerce dan paham soal digitalisasi ini juga akan semakin diperlukan. Dari keahlian yang spesifik dalam urusan coding sampai pengelolaan software, hardware, hingga network juga dibutuhkan.

Untuk meningkatkan performanya, perusahaan startup juga membutuhkan mereka yang jago SEO alias search engine optimization. SEO kini menjadi hal penting di setiap perusahaan dengan eksposur media. Kerja SEO ini umumnya berkaitan dengan strategi marketing atau pemasarannya.

Baca juga: Dari 20 Juta hingga 3,2 M, Ini Rentang Pilihan Harga Unit Pemakaman San Diego Hills

Kisaran nominal gaji startup Indonesia

Masih dalam laporan Robert Walters, kita dapat menemukan besaran gaji sektor teknologi informasi, mulai dari posisi Chief Executive Officer hingga Social Media Manager.

#1 Gaji startup pada kategori TI

Gaji tertinggi startup untuk bidang teknik/teknologi informasi ini dipegang oleh Chief Technology Officer, yakni berkisar dari Rp83 juta hingga Rp141 juta per bulan.

Dilanjutkan dengan kategori Project Director dengan gaji Rp58 hingga Rp116 juta per bulan.

Posisi Head of IT dengan gaji Rp62,5-Rp116 juta per bulan.

Selanjutnya, di posisi Head of Engineering sekitar Rp50-Rp91 juta per bulan.

Untuk pengolahan data, pada posisi Head of Data akan diganjar Rp58,3-Rp100 juta per bulan.

Sementara Head of Infrastructure akan memperoleh Rp41,6-Rp70,8 juta per bulan.

Posisi Data Scientist akan memperoleh gaji Rp16,6-Rp25 juta per bulan.

#2 Gaji startup pada sektor digital

Kerja di startup memang melibatkan dua bidang utama: TI dan digital. Pada sektor digital, gaji tertinggi akan diperoleh oleh Head of Digital, sebesar Rp58,3-Rp125 juta per bulan.

Selanjutnya, Head of E-Commerce dengan gaji Rp50-Rp100 juta per bulan.

Head of Product akan memperoleh gaji sekitar Rp83-Rp150 juta per bulan.

Sementara gaji SEO Manager berada di kisaran Rp20,8-Rp33,3 juta.

Posisi User Experience (UX) dan User Interface (UI) Manager ataupun Social Media Manager akan memperoleh gaji pada kisaran Rp16,6-Rp33,3 juta.

Sumber: The Jakarta Post, MSN Microsoft News, Moneysmart

Simak juga:

Naik Hanya 8,51%, Ini Alasan Serikat Buruh Tolak Kenaikan Upah Buruh yang Kecil

Di Tengah Perang Dingin Teknologi AS-Tiongkok, 5G Huawei Optimis Akan Meledak di Pasar

Perbankan Terimpit Persaingan Fintech, OJK Dukung Merger Bank di Indonesia

Recent Articles

Related Stories

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here