Ganjaran Gaji Fantastis untuk Sektor Digital, Tertarik Pindah Haluan Kerja?

Netizen sempat meributkan instastory yang viral tentang fresh graduate sebuah kampus ternama yang tolak tawaran gaji Rp8 juta. Karena soal ini, muncul pertanyaan yang sudah ibarat tabu, nih: soal standar gaji Jakarta biar enggak underpaid. Jadi, berapa sih minimal gaji di Jakarta biar kamu bisa hidup layak?

Badan Pusat Statistik merilis informasi tentang gaji per bulan rata-rata karyawan sebesar Rp4 juta untuk kelompok umur 55-59 tahun dan Rp1,6 juta per bulan untuk kelompok umur 15-19 tahun, dan Rp2,1 juta untuk pekerja usia 20-24 tahun.

Apa rata-rata gaji yang berlaku di Indonesia ini bisa mendukung gaya hidup di ibukota? Bukan rahasia umum kalau gaya hidup di Jakarta mensyaratkan standar gaji tinggi. Ini meghitung dari hangout, belanja keperluan penampilan, dan biaya hidup sehari-hari seperti sewa tempat tinggal dan transportasi yang tinggi.

Dengan upah minimum provinsi pada Agustus 2019 Rp3.940.973, rata-rata gaji di Jakarta sebesar Rp4.463.388. Jadi, karena rata-rata dibayar di bawah 8 juta, itu sebenernya underpaid enggak, sih, dari “standar gaji Jakarta 8 juta” tadi?

Memang benar pekerjaan bukan hanya soal penghasilan, tapi juga ada tuh bonus rekan kerja yang bersosialisasi dengan kita dan ilmu yang diperoleh dari tempat kerja.

Tapi, enggak ada salahnya dong untuk cari tahu, berapa sih gaji orang-orang di sekitar kita?

Baca juga: Jangan Ditunda Lagi! Begini 7 Cara Kilat Terbebas dari Utang

Gaji untuk sektor digital: dari 1 jutaan sampai ratusan juta rupiah sebulan

standar gaji jakarta

Hari-hari ini, lebih banyak anak muda memilih untuk bekerja dari rumah alias freelance dan tidak terikat pada jam kantor 9 pagi hingga 5 sore. Perkembangan dunia digital dan investasi di bidang ini memang mendorong perubahan mode kerja.

Dengan kebiasaan freelance semacam ini, penghasilan per bulan yang paling mungkin diperoleh berkisar dari standar gaji di Jakarta untuk freelancer dari 1 hingga 7 jutaan ke atas untuk standar pekerjaan desain grafis dan terkait dengan teks.

Angka ini tentu bergantung pada banyaknya proyek yang diterima oleh freelancer tersebut.

Selain freelance semacam itu, ada juga berbagai jenis pekerjaan “mandiri” di ranah digital yang menjanjikan.

Ini termasuk menjadi Youtuber seperti Atta Halilintar dengan penghasilan Rp475 juta per bulan atau influencer yang menerima endorsement dengan penghasilan Rp300-400 juta per bulan.

Apabila memutuskan untuk bekerja bagi startup dan perusahaan swasta mapan, maka gaji di Jakarta untuk profesi-profesi di ranah digital juga sudah masuk ke hitungan “tinggi”, alias bisa menyentuh dua digit.

Dibandingkan perusahaan konvensional, perusahan di ranah digital memberi gaji fantastis. Dari posisi chief level dengan kisaran gaji di Jakarta sekitar Rp210 juta – Rp1,1 M per bulan, senior level dengan gaji Rp66-264 juta per bulan. Sementara, middle level dengan kisaran Rp25-79 juta per bulan, dan junior level dengan gaji Rp13,2-29 juta per bulan.

Survei menunjukkan posisi di startup dengan besaran gaji terbesar berturut-turut ada pada pekerjaan programmer, product manager, data scientist/business intelligence, digital marketing, brand manager, hingga sales.

Baca juga: 5 Kesalahan Umum Menabung yang Wajib Kamu Hindari

Pekerjaan dengan standar gaji di atas Rp15 juta

Selain gaji, keuntungan yang diperoleh dari bekerja di perusahaan besar di Jakarta ialah beberapa hal yang lebih bersifat kualitatif. Seperti adanya jenjang karier yang jelas, berbagai bonus, kesempatan membangun jaringan kerja, dan berbagai tunjangan.

Selain bekerja di perusahaan besar, startup yang bermunculan bak jamur juga memberikan standar gaji di Jakarta yang tinggi bagi karyawannya.

Seiring pergeseran medium informasi dari cetak ke digital, berbagai profesi baru mulai muncul. Profesi-profesi ini menawarkan gaji tinggi.

Beberapa pekerjaan dengan standar gaji di Jakarta di atas 15 juta seperti IT developer, analis bisnis, digital marketer, analis data, product manager, corporate legal, copywriter, hingga analis kredit. Perkembangan ranah digital memang memberi angin segar bagi jenis-jenis pekerjaan ini.

Michael Page Salary Benchmark merincikan gaji para pekerja di bidang teknologi dan ekonomi digital. Head of data analytic bergaji minimal Rp68 juta per bulan, developer manager dengan gaji minimal Rp25 juta per bulan, engineer dengan gaji Rp25 juta per bulan, senior engineer dengan gaji Rp30 juta per bulan, product manager dengan gaji Rp35 hingga Rp45 juta. Sementara, chief of IT bergaji Rp59 juta hingga Rp84 juta per bulan. Head of digital bisa juga bergaji hingga Rp125 juta per bulan.

Sementara itu, SEO manager bergaji Rp20,8 hingga Rp33,3 juta per bulan, dan user experience (UX) dan user interface (UI) manager dan social media manager bergaji Rp16,6 hingga Rp33,3 juta per bulan.

Sumber: Youtube, Warta Kota, CNBC Indonesia, Moneysmart, Jojonomic, Okefinance, Cermati

Simak juga:

Tetap Cuan dengan Menabung Emas Online Kekinian, Bagaimana Caranya?

Menikah VS Beli Rumah, Mana yang Harus Didahulukan?

Naik Hanya 8,51%, Ini Alasan Serikat Buruh Tolak Kenaikan Upah Buruh yang Kecil

Di Tengah Perang Dingin Teknologi AS-Tiongkok, 5G Huawei Optimis Akan Meledak di Pasar

Perbankan Terimpit Persaingan Fintech, OJK Dukung Merger Bank di Indonesia

Recent Articles

Related Stories

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here