Apa perbedaan Isolated Margin dan Cross Margin pada Crypto Futures di Pluang?
Isolated Margin mengalokasikan margin khusus untuk setiap posisi — kerugian hanya terbatas pada margin posisi tersebut. Cross Margin menggunakan seluruh saldo akun sebagai jaminan bersama untuk semua posisi — keuntungan dari satu posisi bisa menutupi kerugian posisi lain, namun likuidasi bisa berdampak pada semua posisi sekaligus.
| Aspek | Cross Margin | Isolated Margin |
|---|---|---|
| Pembagian Margin | Seluruh saldo akun digunakan bersama | Margin khusus per posisi |
| Risiko Likuidasi | Semua posisi bisa terlikuidasi bersama | Hanya posisi dengan Isolated Margin yang terlikuidasi |
| PnL | Bisa saling menutup antar posisi | Terpisah per posisi |
| Funding Fee | Diambil dari saldo margin akun bersama | Diambil dari saldo margin posisi tersebut |
| Kontrol Risiko | Rendah | Tinggi |
| Efisiensi Modal | Lebih tinggi | Lebih rendah |
Pertanyaan terkait:
T: Mode margin mana yang memiliki risiko likuidasi lebih tinggi?
Cross Margin memiliki risiko likuidasi sistemik yang lebih tinggi — kerugian besar bisa menguras pool margin bersama dan memicu likuidasi semua posisi sekaligus.
T: Mode margin mana yang lebih efisien dari sisi modal?
Cross Margin lebih efisien karena satu pool margin menopang semua posisi, bukan mengunci margin terpisah untuk masing-masing posisi.
T: Apakah pilihan mode margin mempengaruhi funding fee?
Ya. Pada Cross Margin, funding fee diambil dari saldo margin akun bersama. Pada Isolated Margin, funding fee diambil dari margin khusus posisi tersebut.