Apa Itu Mass Production?

Kamus Cuan

Oct 15, 2020

Produksi massal atau mass production adalah pembuatan produk standar dalam jumlah besar. Pengertian mass production ini dapat dipahami dengan memahami jalur perakitan atau teknologi otomasi yang digunakan untuk menghasilkan produknya.

Dalam skala global, produksi massal memfasilitasi produksi yang efisien dari sejumlah besar produk serupa. Produksi jenis ini juga disebut sebagai produksi aliran (flow production), produksi aliran berulang (repetitive flow production), produksi seri (series production), ataupun produksi serial (serial production).

Pengertian mass production menunjukkan bahwa mass production adalah mekanisasi yang digunakan untuk mencapai volume tinggi. 

Pengorganisasian aliran material yang terperinci, pengendalian standar kualitas yang cermat, hingga pembagian kerja yang tepat sasaran pun diperlukan untuk memperoleh produk yang bermutu.

Contoh awal dari permintaan produk standar dalam jumlah besar berasal dari organisasi militer dan kebutuhan mereka akan seragam dan perlengkapan lainnya. Peralatan permesinan presisi telah menyebabkan permintaan skala besar.

Produk yang diproduksi secara massal pun dapat dibuat dengan harga murah dengan tenaga kerja kecil.

Baca juga: Apa Itu Faktor Produksi?

Mass production adalah proses lazim di era modern, apa kelebihan dan kekurangannya?

Produksi massal alias mass production adalah jenis produksi yang konon mendatangkan banyak keuntungan. Jika produksi dipantau secara ketat, produksi massal dapat menghasilkan tingkat presisi yang tinggi. Ini karena mesin lini produksi memiliki parameter yang telah ditetapkan sebelumnya.

Mass production juga menghasilkan biaya yang lebih rendah karena proses produksi jalur perakitan otomatis membutuhkan lebih sedikit pekerja.

Selain itu, produksi massal dapat menciptakan tingkat efisiensi yang lebih tinggi. Ini karena barang-barang yang diproduksi secara massal dapat dirakit dengan lebih cepat melalui otomatisasi.

Perakitan cepat membantu distribusi dan pemasaran produk organisasi yang cepat, yang pada gilirannya dapat menciptakan keunggulan kompetitif dan keuntungan yang lebih tinggi bagi perusahaan.

Misalnya, McDonald’s (McD) memiliki keunggulan kompetitif dalam industri makanan cepat saji. Ini karena kecepatannya dapat menghasilkan makanan untuk pelanggan yang memiliki kesadaran akan pentingnya waktu.

Kekurangan mass production

Namun, tidak semua hal tentang produksi massal itu dapat bermanfaat. Membangun jalur perakitan otomatis membutuhkan banyak modal dan membutuhkan investasi waktu dan sumber daya yang signifikan.

Jika ada kesalahan dalam desain produksi, investasi waktu dan uang yang ekstensif mungkin diperlukan untuk mendesain ulang dan membangun kembali proses produksi massal.

Revisi proses mass production adalah juga sesuatu yang diperlukan untuk alasan menghindari kekurangan ini. Misalnya, jika perusahaan farmasi memiliki jalur perakitan yang komprehensif untuk produksi obat populer. Ini akan memakan waktu dan mahal bagi mereka untuk menanggapi perubahan peraturan Food and Drugs Administration (FDA) yang perlu proses produksi berbeda.

Sementara keuntungan dari produksi massal adalah dapat mengurangi biaya tenaga kerja. Meski, karyawan yang tetap menjadi bagian dari jalur perakitan mungkin kurang motivasi karena tugas mereka berulang.

Kebosanan yang disebabkan oleh pekerjaan yang berulang dapat menyebabkan semangat kerja karyawan rendah dan tingkat pergantian karyawan meningkat.

Baca juga: Apa Itu Skala Ekonomis?

Contoh pemberlakuan produksi massal

Henry Ford, pendiri Ford Motor Company, mengembangkan teknik jalur perakitan produksi massal (assembly line technique of mass production). Pada 1913, ia memelopori jalur perakitan bergerak untuk produksi mobil Ford Model T.

Pengurangan waktu produksi untuk suku cadang memungkinkan perusahaan untuk menerapkan metode yang sama pada perakitan dan secara drastis mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk membangun mobil Model T. Di sinilah, mass production adalah sistem produksi yang tunjukkan keberhasilannya.

Ford terus menyempurnakan prosesnya, bahkan mempekerjakan seseorang yang mempelajari cara orang bergerak secara efisien. Antara 1908 dan 1927, Ford membangun 15 juta mobil Model T. Sebagai hasil dari produksi massal Ford, mobil menjadi sesuatu yang dapat dibeli oleh masyarakat umum, daripada barang mewah yang hanya dapat diakses oleh sejumlah orang.

Metode produksi inovatif Henry Ford mass production adalah tips yang masih digunakan sampai sekarang oleh perusahaan yang mencari kreasi produk yang cepat dan terstandardisasi.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di Google Play Store atau App Store untuk membeli emas digital dan S&P 500 index futures dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun.

Untuk produk investasi emas, kamu bisa menarik emas fisik dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999,9 mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi dalam kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS seperti Apple, Facebook, Netflix, Nike, dan lainnya.

Investasi kamu aman karena disimpan dan dijamin oleh Kliring Berjangka Indonesia (BUMN). Produk investasi di Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah berlisensi dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). Segera download Pluang dan nikmati keuntungannya!

Sumber: Investopedia

Simak juga: